Mendes Minta PPDI Sukseskan Program Prioritas Presiden
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, meminta Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) mendukung program prioritas Presiden pada Rakernas dan HUT ke-20 PPDI, Rabu 17 Juni 2026. Ia menekankan peran strategis perangkat desa sebagai ujung tombak pelayanan dan pelaksana program di tingkat basis.
Mendes apresiasi peran perangkat desa
Yandri menyatakan perangkat desa menjadi tulang punggung dalam menjalankan kebijakan pembangunan nasional. Karena itu, keterlibatan mereka dinilai sangat penting agar program-program Presiden bisa menyentuh masyarakat di akar rumput.
"Kami sangat merasakan peran PPDI dalam membantu program pemerintah. Presiden memiliki banyak program yang memerlukan kebersamaan seluruh pihak,"
Dorongan untuk program prioritas
Mendes secara khusus meminta PPDI mendukung sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Salah satu yang disebut adalah pelaksanaan Koperasi Desa Merah Putih, yang ditujukan memperkuat ekonomi lokal.
Selain itu, Yandri mendorong PPDI untuk mengawal pelaksanaan 12 Aksi Bangun Desa sebagai langkah mempercepat pemerataan ekonomi dan pembangunan wilayah bawah.
Komitmen PPDI
Ketua Umum PPDI, Sarjoko, menegaskan komitmen organisasi untuk menyukseskan program pemerintah. Dukungan PPDI meliputi Koperasi Desa Merah Putih serta program sosial seperti Makan Bergizi Gratis.
"Kami wajib mensukseskan seluruh program pemerintah dan Presiden Prabowo. Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu prioritas bersama,"
Agenda peningkatan kapasitas dan kesejahteraan
PPDI juga menyorot kebutuhan peningkatan kapasitas dan kesejahteraan perangkat desa. Organisasi optimistis desa dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional bila dukungan dan program berjalan sinergis.
- Pengawalan 12 Aksi Bangun Desa untuk pemerataan ekonomi.
- Pendampingan pelaksanaan Koperasi Desa Merah Putih.
- Peningkatan kapasitas dan kesejahteraan perangkat desa.
Dampak dan prospek ke depan
Jika terlaksana, langkah-langkah ini berpotensi memperkuat kapasitas ekonomi desa dan mempercepat indikator pembangunan di wilayah tertinggal. Kepastian implementasi bergantung pada koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, dan perangkat desa melalui organisasi seperti PPDI.
Ke depan, pengawasan implementasi dan program peningkatan kapasitas menjadi kunci agar tujuan pembangunan berbasis desa bisa tercapai secara berkelanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kementerian Ekonomi Kreatif Jajaki Kolaborasi dengan ION Perluas Pasar Digital
Kemenparekraf bertemu ION pada 20 Agustus 2026 untuk perluas akses pasar digital, dorong AI, pemasaran digit...
Bendera Raksasa 10x5 m Dikibarkan di Muara Tujuh Sungai Subang
Bendera Merah Putih 10x5 meter dikibarkan di Muara Tujuh Sungai, Subang saat HUT RI ke-81 sambil mengkampany...
Menekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community di TIM
Menekraf Teuku Riefky Harsya apresiasi pameran SBY Art Community di TIM (18–30 Agustus 2026) sebagai ruang k...
Perlinsos Digital: Bakom Sebut Pendaftaran Bansos dari 200 Hari Jadi 5 Menit
Bakom: uji coba Perlinsos Digital mempercepat pendaftaran bansos dari 200 hari menjadi sekitar lima menit, d...
Wamentrans Viva Yoga Ajak Bantu Korban Gempa NTT saat HUT RI ke-81
Wamentrans Viva Yoga mengajak semua pihak bantu korban gempa NTT saat perayaan HUT RI ke-81 dan menekankan s...
Kemenko PMK Prioritaskan Pemulihan Pendidikan Pascagempa NTT
Kemenko PMK memprioritaskan pemulihan layanan pendidikan pascagempa NTT, memaksimalkan gudang di Labuan Bajo...