Olahraga

Sebelas Negara Pilih Presiden APSF, Dua Kandidat Bersaing

Bagikan:
Jamuan penyambutan APSF di Grand Ballroom Hotel Alila Solo pada 5 Juni 2026

Sebelas negara anggota ASEAN Para Sports Federation (APSF) menggelar sidang umum dan memilih presiden baru di Solo, mulai 5 Juni 2026. Pemilihan ini berlangsung dalam rangkaian acara empat hari dan mempertemukan dua kandidat utama dari Indonesia dan Thailand.

Pemilihan presiden dan kandidat

Posisi puncak APSF diperebutkan oleh dua calon yang berkompetisi ketat. Calon dari Indonesia, Senny Marbun, berhadapan dengan Maitree Kongruang dari Thailand. Agenda resmi meliputi rapat umum, diskusi program, dan pemungutan suara untuk periode empat tahun ke depan.

  • Senny Marbun (Indonesia)
  • Maitree Kongruang (Thailand)

Suasana penyambutan di Solo

Penyelenggaraan dibuka dengan jamuan makan malam penyambutan yang berlangsung di Grand Ballroom Hotel Alila Solo pada Jumat, 5 Juni 2026. Ketua Panitia Penyelenggara, Reda Manthovani, menyatakan kebanggaannya karena Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah.

Malam ini bukan sekadar makan malam penyambutan. Ini adalah momen persahabatan, rasa syukur, dan kebersamaan.

Setelah perjalanan ke Indonesia, kami berharap malam ini memungkinkan anda untuk merasakan kehangatan keramahan kami dan semangat kekeluargaan yang menghubungkan kita semua dalam gerakan olahraga disabilitas Asia Tenggara.

Perkembangan olahraga disabilitas di Indonesia

Reda menyoroti perkembangan positif iklim olahraga disabilitas di Indonesia. Menurutnya, para atlet telah menjalani latihan intensif di Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia (PPPI) di Kabupaten Karanganyar, sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi regional.

Pesan no one left behind sangat dekat dengan olahraga disabilitas, yang artinya setiap atlet berhak mendapatkan kesempatan, setiap negara berhak untuk berkembang, setiap suara layak didengar dan setiap orang layak untuk diterima.

Apresiasi dari Sekjen APSF

Sekretaris Jenderal APSF, Wandee Tosuwan, menyampaikan kegembiraan atas penyelenggaraan acara di Solo. Ia memberi apresiasi terhadap profesionalisme pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPC Indonesia) dan memuji konsep jamuan penyambutan yang dinilai inovatif.

Kami mengira ini hanya akan menjadi makan malam biasa, tetapi hari ini benar-benar luar biasa. Kami berkumpul di bawah lingkaran cahaya, yang melambangkan kegembiraan sebelas negara yang bersatu hari ini.

Saya terpesona, ini adalah keajaiban. Ini adalah pertama kalinya dalam komunitas ASEAN kami menyaksikan makan malam penyambutan yang begitu istimewa dan inovatif.

Harapan dan prospek

Ada harapan besar agar sidang umum dan pemilihan berjalan lancar. Para peserta berharap keputusan komite eksekutif baru mampu mendorong perkembangan prestasi olahraga disabilitas di kawasan Asia Tenggara dan memperkuat kerja sama antarnegara.

Pemungutan suara dan pengumuman resmi presiden terpilih dijadwalkan berlangsung pada salah satu sesi sidang umum dalam rangkaian acara empat hari tersebut. Hasil pemilihan akan menentukan arah kepemimpinan APSF untuk periode mendatang.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait