Prediksi Cuaca Senin 28 Sept 2026: Hujan Petir, Gelombang 4m
BMKG memprakirakan kondisi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia pada Senin, 28 September 2026, didominasi berawan hingga berawan tebal. Warga diminta waspada terhadap potensi hujan lebat disertai petir, gelombang tinggi hingga 2,5-4 meter, serta risiko banjir rob di pesisir. Perkembangan cuaca ini berimplikasi pada aktivitas darat dan laut, termasuk keselamatan nelayan dan transportasi perairan.
Ringkasan cuaca darat
Beberapa kota besar diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan sepanjang hari. BMKG menyebut Serang, Jakarta, Semarang, Surabaya, Denpasar, Mataram, dan Kupang berpeluang cerah berawan sampai berawan.
Potensi cerah berawan, berawan, hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di sejumlah kota tersebut
Banda Aceh juga diperkirakan berawan. Di wilayah timur, Makassar, Gorontalo, dan Manado berpotensi cerah berawan. Sementara Ternate, Ambon, dan Merauke diprakirakan berawan hingga berawan tebal.
Hujan, petir, dan kabut
BMKG mengingatkan adanya potensi hujan ringan hingga sedang di beberapa daerah. Hujan yang disertai petir berpeluang terjadi di Jambi, Pontianak, dan Tanjung Selor.
Masyarakat perlu bersiap menghadapi potensi hujan dengan intensitas ringan. Hujan ringan diprakirakan terjadi di Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bandung, Mamuju, Palu, Sorong, Manokwari, Jayapura, dan Jayawijaya
Udara kabur berpotensi muncul di Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Yogyakarta, Samarinda, dan Banjarmasin. Bandar Lampung, Palangka Raya, dan Kendari juga berisiko mengalami asap atau kabut.
Kondisi perairan dan gelombang
BMKG memberi peringatan khusus untuk aktivitas di laut. Gelombang tinggi 2,5-4 meter diprakirakan terjadi di beberapa perairan, termasuk Samudera Hindia barat Aceh hingga Lampung.
- Samudera Hindia barat Aceh hingga Lampung
- Samudera Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur (NTT)
Nelayan dan pengguna jasa transportasi laut diminta memantau informasi cuaca. Penyesuaian jadwal pelayaran dan aktivitas perikanan diperlukan untuk mengantisipasi risiko keselamatan.
Peringatan banjir rob
Selain cuaca dan gelombang, BMKG memperingatkan potensi banjir rob di kawasan pesisir. Daerah yang berisiko mencakup pesisir Sumatera Utara, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.
- Pesisir Sumatera Utara
- Pesisir Jawa Timur
- Pesisir Bali
- Pesisir Nusa Tenggara Barat (NTB)
- Pesisir Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan
- Pesisir Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara
- Pesisir Maluku
Masyarakat pesisir diimbau menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut. Pantauan pasang surut dan peringatan dini sangat penting untuk mengurangi dampak banjir rob.
Apa yang perlu dilakukan
Periksa perkembangan prakiraan cuaca sebelum beraktivitas di luar ruangan atau berlayar. Ikuti arahan otoritas setempat dan segera ambil tindakan pencegahan saat cuaca memburuk untuk menjaga keselamatan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Tata Ulang Museum Bing Slamet agar Lebih Nyaman
Kementerian Kebudayaan menata ulang Museum Bing Slamet agar kunjungan lebih nyaman; penataan meliputi teknis...
KLH Dorong Pemanfaatan Energi Sungai Ciliwung Lewat Mikrohidro
Wamen KLH dorong pemanfaatan aliran Sungai Ciliwung untuk PLTMH sambil memperkuat konservasi, pemasangan tra...
Pontianak Berpotensi Tuan Rumah Peluncuran Logo Baru Hanura
Pontianak dipertimbangkan jadi tuan rumah peluncuran logo baru Hanura; keputusan final menunggu Ketua Umum O...
MPR Minta Transparansi Fasilitas Lapas yang Dinilai Mewah
Ketua MPR Ahmad Muzani minta keterbukaan soal fasilitas mewah di lapas dan mendesak penjelasan dari kementer...
Museum Bing Slamet Resmi Dibuka saat Hari Komedi Nasional 2026
Kemenbud meresmikan Museum Bing Slamet di Jakarta, 27 September 2026, bertepatan Hari Komedi Nasional untuk...
Panglima TNI: Penyelesaian Papua Harus Kolaboratif, Bukan Hanya Militer
Panglima TNI Agus Subiyanto menegaskan penyelesaian Papua harus kolaboratif, melibatkan banyak pihak, bukan...