Prakiraan IHSG: Berpeluang Rebound, Menguji 6.250–6.300
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang rebound pada perdagangan Selasa, 4 Agustus 2026 setelah ditutup melemah tipis 0,03 persen ke level 6.234,50 pada hari Senin. Sentimen datang dari data ekonomi domestik dan aksi jual investor asing yang mencatat net sell Rp758,71 miliar.
Proyeksi pergerakan IHSG
Tim Analis Phintraco Sekuritas menilai IHSG berpotensi berbalik menguat dan menguji zona resistansi 6.250–6.300 pada perdagangan hari ini. Penutupan Senin yang fluktuatif membuka peluang koreksi teknikal di sesi awal, namun tekanan jual asing dapat mereda jika sentimen ekonomi positif terus berlanjut.
"IHSG hari ini berpotensi berbalik menguat (rebound) dan menguji resistansi di level 6.250-6.300," kata Tim Analis Phintraco Sekuritas, Selasa, 4 Agustus 2026.
Tekanan penjualan asing
Investor asing mencatat penjualan bersih sebesar Rp758,71 miliar pada sesi perdagangan Senin. Saham-saham yang paling banyak dijual asing meliputi:
- TPIA
- AMMN
- BMRI
- BBRI
- ASII
Sentimen ekonomi domestik
Phintraco mencatat beberapa data makro yang memengaruhi prospek pasar. Indeks PMI Manufacturing Indonesia naik ke level 50,2 pada Juli 2026, kembali ke zona ekspansi setelah 46,9 pada Juni. Peningkatan itu merupakan level tertinggi sejak Februari 2026 dan menandai kenaikan output produksi meski relatif kecil.
"Output produksi mengalami kenaikan setelah selama empat bulan berturut-turut melemah, meskipun kenaikannya relatif kecil," ujar Tim Phintraco.
Neraca perdagangan Juni 2026 tercatat defisit sekitar USD450 juta, lebih kecil dibandingkan defisit USD1,61 miliar pada Mei. Kinerja ekspor juga menunjukkan perbaikan, tumbuh 8,84 persen secara tahunan pada Juni dari 5,73 persen pada Mei. Namun, impor meningkat tajam menjadi 34,27 persen YoY pada Juni dari 22,16 persen pada Mei.
Inflasi dan faktor harga energi
Inflasi tahunan melambat menjadi 2,88 persen pada Juli dari 3,34 persen di Juni, didorong deflasi bulanannya sebesar 0,14 persen akibat panen raya yang menekan harga pangan. Penurunan harga BBM non-subsidi pada Agustus juga diperkirakan dapat menahan laju inflasi lebih lanjut.
"Inflasi tahunan melambat akibat deflasi 0,14 persen di Juli 2026. Deflasi ini disebabkan karena adanya panen raya sehingga mendorong penurunan harga pada kelompok makanan, minum dan tembakau," ucap Tim Phintraco.
Dampak global dan yang dipantau investor
Penurunan harga minyak dunia turut mendorong penguatan bursa AS pada perdagangan terakhir, didukung pula aksi beli pada saham terkait kecerdasan buatan (AI). Ke depan, investor akan mencermati data ketenagakerjaan AS sebagai indikator kebijakan moneter The Fed.
"Para investor akan mencermati rilis data ketenagakerjaan di AS. Data ini sebagai penunjuk arah kebijakan moneter the Fed," kata Tim Phintraco menutup keterangannya.
Secara ringkas, kombinasi perbaikan PMI dan ekspor memberi dukungan potensial bagi rebound IHSG, namun arus modal asing, dinamika impor, serta perkembangan harga minyak tetap menjadi risiko utama yang harus dipantau.
Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.
Berita Terkait
Harga Semen Melonjak, Harga Bahan Bangunan di Aceh Tengah
Harga semen OPC di Aceh Tengah naik dari Rp80.000 menjadi Rp110.000 per sak (37,5%) pada 3 Agustus 2026; beb...
Pertamina dan Pemprov Aceh Perketat Pengawasan Penyaluran BBM
Pertamina, Pemprov Aceh, dan aparat lakukan rapat dan sidak SPBU untuk memastikan penyaluran BBM subsidi ama...
Harga Pertamax Turun, Pertamina Sumbagut Berlakukan Penyesuaian 1 Agustus
Pertamina Patra Niaga Sumbagut menurunkan harga Pertamax di FTZ Sabang dan menyesuaikan BBM non-subsidi lain...
KAI Angkut 3,44 Juta Ton Petikemas hingga Juli 2026
KAI angkut 3,44 juta ton petikemas hingga Juli 2026, meningkat 20,28% dan memperkuat konektivitas rel-pelabu...
KSSK: Risiko Geopolitik Meningkat, Stabilitas Keuangan Terjaga
KSSK menyatakan stabilitas sistem keuangan terjaga pada triwulan II 2026 meski risiko geopolitik meningkat,...
PLN Latih 250 Siswa SMA soal Energi Terbarukan
PLN dan IT PLN melatih 250 siswa SMA pada Juli–Agustus 2026 untuk memperkuat literasi PLTS, WTE, dan pengola...