Pierre Sage Jadi Manajer Crystal Palace, Kontrak Tiga Tahun
Crystal Palace resmi menunjuk Pierre Sage sebagai manajer baru dengan kontrak tiga tahun plus opsi satu tahun tambahan. Penunjukan ini diumumkan pada Selasa, 16 Juni 2026, dan Sage akan memulai tugasnya pada 1 Juli menjelang debut klub di Liga Europa. Ia menggantikan Oliver Glasner yang telah hengkang.
Detail kontrak dan jadwal mulai
Sage menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun. Ia akan mengambil alih skuad pada 1 Juli, memberi waktu pramusim penuh sebelum kompetisi Eropa dimulai. Klub berharap pengalaman Sage bisa mempertahankan atau meningkatkan prestasi tim di level domestik dan kontinental.
Rekam jejak Sage di Lens
Pierre Sage datang dengan catatan positif di Prancis. Musim lalu ia membawa Lens meraih Coupe de France pertama dalam sejarah klub dan menuntaskan musim Ligue 1 di posisi kedua. Selama menangani Lens, ia memimpin 40 pertandingan dengan hasil 27 kemenangan, 5 imbang, dan 8 kali kekalahan.
Kutipan dari Pierre Sage
"Sungguh menakjubkan berada di sini di Crystal Palace. Saya gembira dengan sejarah klub dan beberapa musim terakhir,"
"Oliver Glasner mencapai beberapa hal luar biasa, dan sekarang saya harus melakukan hal yang sama. Itulah sebabnya kami datang ke sini dengan ambisi besar,"
"Kami ingin memberikan yang terbaik setiap hari untuk tim, klub, masyarakat, dan terutama para penggemar. Karena ketika Anda mencintai klub di Inggris, itu berarti seumur hidup Anda,"
Ucapan tersebut disampaikan Sage pada pengumuman resmi klub, menegaskan niatnya untuk melanjutkan tradisi dan hubungan kuat antara klub dan pendukungnya.
Karier singkat dan pengalaman sebelumnya
Sage memulai karier manajerial pada 2013 bersama klub amatir Chambery. Setelah jeda hampir satu dekade, ia kembali ke bangku kepelatihan pada 2023 bersama Lyon. Awalnya berstatus sementara, ia diangkat permanen pada Januari 2024 namun kemudian dipecat setahun setelahnya akibat rentetan hasil kurang memuaskan.
Warisan Glasner dan tugas berat di London Selatan
Glasner meninggalkan jejak kuat di Crystal Palace dengan keberhasilan meraih Piala FA, Community Shield, dan trofi Liga Konferensi UEFA—membuat standar tinggi bagi penerusnya. Sage mengakui tantangan tersebut dan berjanji mengusahakan yang terbaik untuk membuat pendukung bangga.
Dengan latar belakang piala domestik dan pengalaman di Ligue 1, Sage menghadapi ekspektasi tinggi untuk mempertahankan momentum Palace, khususnya saat klub menjalani debut pentingnya di kompetisi Eropa.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...
Asian Games 2026 Ditutup, Dubes RI Apresiasi Kontingen Indonesia
Dubes RI Nurmala Kartini mengapresiasi perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang...
Meydiana Laviola Bawa Merah Putih dengan Kebaya Prada Bali
Meydiana Laviola tampil sebagai pembawa bendera dengan kebaya Prada Bali karya Ghea Panggabean pada penutupa...
Meydiana Reinnamah Jadi Flag Bearer dengan Prada Bali
Meydiana Reinnamah jadi pembawa bendera Indonesia di Closing Asian Games 2026, mengenakan kebaya Prada Bali...
Alcaraz Melaju ke Semifinal Japan Open Usai Shapovalov Mundur
Carlos Alcaraz melaju ke semifinal Japan Open 2026 setelah Denis Shapovalov mundur karena cedera saat skor 7...