Menteri Ekraf Dukung Messi, Sebut Piala Dunia 2026 Dorong Ekonomi Kreatif
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyatakan dukungan pada Argentina dan Lionel Messi saat Piala Dunia 2026 berlangsung, Senin, 15 Juni 2026. Ia menilai turnamen sepak bola empat tahunan itu dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di berbagai daerah melalui antusiasme masyarakat.
Dukungan untuk Argentina dan Messi
Riefky secara terbuka menyebut Argentina sebagai salah satu tim favoritnya dan menaruh harap pada sosok Messi untuk membawa gelar juara. Pernyataan itu disampaikan saat wawancara singkat pada 15 Juni 2026.
“Ya kalau negaranya Argentina, ya pemainnya Messi kan gitu. Harapannya di situ bisa menjadi juara dunia,” ujar Teuku Riefky kepada Senin, 15 Juni 2026.
Siaran Publik dan Akses Menonton
Menurut Riefky, pemerintah membuka akses luas kepada masyarakat untuk menikmati pertandingan melalui siaran publik. Ia menyebut kebijakan ini sebagai salah satu langkah penting untuk memperluas dampak sosial dan ekonomi turnamen.
“Kita berterima kasih kepada Bapak Presiden yang mengamanahkan TVRI dan RRI agar World Cup bisa dinikmati oleh masyarakat luas. Kami dari Kementerian Ekonomi Kreatif juga melihat ini mendukung perekonomian dan para pegiat ekonomi kreatif di berbagai daerah,” ucapnya.
Manfaat Bagi Ekonomi Kreatif
Riefky menegaskan momentum Piala Dunia dapat menjadi pemicu aktivitas ekonomi lokal. Ia mendorong pemanfaatan euforia turnamen untuk menggerakkan pelaku ekonomi kreatif dan memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Dengan adanya siaran yang mudah diakses, peluang keterlibatan warga meningkat. Pemerintah berharap dorongan ini membuat pertumbuhan sektor kreatif lebih inklusif dan memberikan manfaat langsung kepada pelaku usaha di daerah.
Jadwal dan Partisipasi
Piala Dunia 2026 berlangsung sejak 11 Juni 2026 hingga 19 Juli 2026. Turnamen ini diikuti oleh 48 negara yang bersaing memperebutkan tiket ke babak berikutnya melalui fase grup.
Pernyataan Menteri Ekraf menempatkan perhatian pada dua hal sekaligus: dukungan personal terhadap tim favorit dan upaya pemerintah memperluas dampak ekonomi acara olahraga internasional. Ke depan, implementasi kebijakan akses siaran publik dan inisiatif daerah akan menjadi penentu seberapa besar manfaat ekonomi yang bisa diraih oleh pelaku ekonomi kreatif di tingkat lokal.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...
Asian Games 2026 Ditutup, Dubes RI Apresiasi Kontingen Indonesia
Dubes RI Nurmala Kartini mengapresiasi perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang...
Meydiana Laviola Bawa Merah Putih dengan Kebaya Prada Bali
Meydiana Laviola tampil sebagai pembawa bendera dengan kebaya Prada Bali karya Ghea Panggabean pada penutupa...
Meydiana Reinnamah Jadi Flag Bearer dengan Prada Bali
Meydiana Reinnamah jadi pembawa bendera Indonesia di Closing Asian Games 2026, mengenakan kebaya Prada Bali...
Alcaraz Melaju ke Semifinal Japan Open Usai Shapovalov Mundur
Carlos Alcaraz melaju ke semifinal Japan Open 2026 setelah Denis Shapovalov mundur karena cedera saat skor 7...