Oliver Tree Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brasil
Musisi Amerika Oliver Tree dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan helikopter di kawasan Recreio dos Bandeirantes, Rio de Janeiro, pada Minggu, 14 Juni 2026. Peristiwa itu melibatkan dua helikopter dan menewaskan enam orang, sementara penyebab insiden masih diselidiki oleh aparat setempat.
Kronologi kecelakaan
Kecelakaan terjadi ketika salah satu dari dua helikopter mengalami hantaman keras dan jatuh di area sebuah dealer kendaraan di Rio de Janeiro. Benturan tersebut memicu kebakaran yang kemudian melibatkan sekitar 20 kendaraan listrik di lokasi.
Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan untuk memadamkan kobaran api. Setelah beberapa waktu, api berhasil dikendalikan dan area kejadian diamankan oleh pihak berwenang untuk proses evakuasi dan penyelidikan.
Korban dan proses identifikasi
Kepolisian Sipil Rio de Janeiro mengonfirmasi bahwa seluruh korban dalam kecelakaan tersebut meninggal dunia. Selain Oliver Tree, beberapa figur publik dari Argentina dan Brasil turut menjadi korban.
- Oliver Tree Nickell (musisi, Amerika Serikat)
- Gaspar Prim Díaz alias Gaspi (YouTuber, Argentina)
- Lucas Vignale (penulis dan sutradara)
- Lucas Brito Chaves (musisi, Brasil)
Seluruh jenazah korban dibawa ke Institut Kedokteran Forensik Afrânio Peixoto untuk pemeriksaan lebih lanjut. Proses identifikasi korban dan pengumpulan bukti terus dilakukan sebagai bagian dari investigasi resmi.
Investigasi dan respons di lokasi
Pihak berwenang masih menyelidiki faktor penyebab kecelakaan, termasuk kondisi teknis helikopter dan unsur cuaca. Tim forensik dan kepolisian bekerja mengumpulkan bukti di lokasi sambil menutup area untuk publik.
Pemusnahan barang bukti dan dokumentasi kronologi kejadian menjadi fokus awal penyelidikan. Sementara itu, langkah-langkah penanganan darurat dinilai efektif dalam mencegah meluasnya kebakaran di sekitar lokasi.
Tur, warisan, dan tanggapan publik
Sebelum insiden, Oliver Tree baru saja menyelesaikan tur dunia bertajuk The World's First di São Paulo pada 6 Juni 2026. Ia juga dijadwalkan memulai tur Eropa, dengan konser pertama direncanakan di Lisbon, Portugal, pada 1 Juli 2026.
Kepergian musisi yang dikenal dengan gaya eksentriknya itu memicu beragam ungkapan duka dari berbagai rekan artis dan publik. Di antaranya, Bebe Rexha, Melanie Martinez, Whitney Cummings, dan Andy Milonakis menyampaikan penghormatan melalui unggahan media sosial.
Insiden ini meninggalkan duka mendalam bagi komunitas musik internasional dan menambah fokus pada keselamatan penerbangan sipil. Penyelidikan resmi diperkirakan akan memakan waktu untuk memastikan penyebab dan tanggung jawab atas kecelakaan tersebut.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Trailer Kedua Sense and Sensibility Rilis, Daisy Edgar-Jones Jadi Elinor
Trailer kedua adaptasi Jane Austen, Sense and Sensibility, dirilis 30 September 2026; Daisy Edgar-Jones meme...
Lyodra Rilis "Terkunci di Kamu" dengan 10 Lagu, Kolab Bilal
Lyodra umumkan album "Terkunci di Kamu" rilis 9 Oktober 2026, berisi 10 lagu termasuk kolaborasi dengan Bila...
MEOVV Siap Comeback dengan Single Album "GO HARD"
MEOVV akan merilis single album "GO HARD" berisi dua lagu pada 12 Oktober; rilis membawa tema pendewasaan da...
Barasuara Ungkap Proses Kreatif Lagu 'Api dan Mimpi' untuk GJLS
Barasuara mengungkap proses pembuatan lagu "Api dan Mimpi" untuk film GJLS: Berapi-Api, dimulai dari DM Rige...
GJLS: Berapi-Api Rilis Trailer dan OST 'Api dan Mimpi'
Trailer dan poster GJLS: Berapi-Api dirilis; Barasuara bawakan OST 'Api dan Mimpi'. Film tayang 5 November 2...
Kenapa Piano Identik dengan Musik Klasik?
Piano melekat pada musik klasik karena sejarah, inovasi Cristofori, dan peran sentralnya sejak abad ke-18 hi...