Piala Dunia 2026 Berpotensi Hadirkan Banyak Kejutan
Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan format baru yang melibatkan 48 tim. Pengamat sepak bola Hendry Welas alias King Hendry menilai turnamen ini berpotensi menghadirkan kejutan besar karena dominasi tim unggulan tidak pasti. Wawancara dengan King Hendry berlangsung pada 31 Mei 2026 di Pro 3 RRI.
Format baru yang mengubah peta persaingan
Piala Dunia 2026 menggunakan format 12 grup berisi empat tim. Dari tiap grup, dua tim teratas langsung lolos, ditambah delapan peringkat ketiga terbaik yang melaju ke fase gugur. Perubahan ini membuka peluang tim non-unggulan untuk lolos lebih jauh dan membuat jadwal pertandingan lebih padat serta tak terduga.
Prediksi dan potensi kejutan
King Hendry menekankan bahwa juara bertahan selalu menghadapi tantangan besar saat mempertahankan gelar. Ia menyebut bahwa dukungan publik dan dinamika turnamen bisa mengubah hasil yang diharapkan. Menurutnya, tim yang diunggulkan belum tentu berpeluang mempertahankan dominasi mereka di edisi berikutnya.
"Kalau misalnya untuk Piala Dunia tahun ini banyak yang mengunggulkan Argentina. Bisa saja Argentina ke final, tetapi juaranya adalah lawannya,"
Tim yang perlu diwaspadai
Dalam pandangan King Hendry, beberapa tim menunjukkan perkembangan menjanjikan menjelang turnamen. Ia menyoroti Jepang sebagai kandidat kuda hitam yang mampu memberi warna baru persaingan. Selain itu, Portugal dan Belanda juga dinilai memperlihatkan tren positif yang patut diwaspadai lawan.
"Jepang bisa jadi ancaman dan kuda hitam perwakilan Asia di Piala Dunia kali ini,"
Tekanan pada tim favorit, khususnya Inggris
King Hendry menilai Inggris tetap menjadi salah satu favorit dari segi kualitas skuat dan ekspektasi publik. Namun ia mengingatkan bahwa tekanan publik dan masalah internal sering menjadi penghambat performa tim pada laga-laga penting. Hal ini menjadi tantangan besar bagi pelatih untuk menjaga stabilitas mental pemain.
"Masalah Inggris rata-rata ada di internal, terutama mental dan tekanan yang sangat besar,"
Implikasi dan prospek ke depan
Format baru dan bertambahnya peserta diprediksi membuat Piala Dunia 2026 lebih terbuka dan berisiko menghasilkan hasil tak terduga. Bagi pelatih dan federasi, persiapan mental dan strategi akan menjadi kunci untuk menavigasi tekanan turnamen. Dengan demikian, penggemar bisa berharap lebih banyak momen mengejutkan sepanjang kompetisi.
Berita Terkait
Robby Sumbang Perak untuk Indonesia di World Climbing Madrid
Antasyafi Robby meraih medali perak nomor speed di World Climbing Series Madrid dengan rekor pribadi 4,72 de...
Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026
Timnas Indonesia U-19 buka Piala AFF U-19 2026 kontra Myanmar, turnamen digelar 1-13 Juni di tiga stadion tu...
Brasil Pesta Gol 6-2 atas Panama, Uji Coba Jelang Piala Dunia
Brasil menang 6-2 atas Panama di Rio de Janeiro, 1 Juni 2026, menunjukkan kesiapan tim jelang Piala Dunia 20...
Cara Setting TV untuk Nonton Piala Dunia 2026 di TVRI
TVRI pegang hak siar Piala Dunia 2026; pastikan TV siap, pakai STB untuk TV analog, atur antena dan lakukan...
Daftar Skuad Garuda untuk FIFA Matchday Juni 2026 Resmi Dirilis
John Herdman memanggil 23 pemain untuk FIFA Matchday Juni 2026; Indonesia akan menjamu Oman (5/6) dan Mozamb...
Luis SuƔrez Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026
Luis SuƔrez dipastikan absen di Piala Dunia 2026 setelah namanya tak masuk daftar Marcelo Bielsa, mengakhiri...