Aceh Besar Perkuat Pelayanan Kesehatan Primer lewat Kolaborasi
Wakil Bupati Aceh Besar Drs. Syukri A. Jalil mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat layanan kesehatan primer dan kesehatan komunitas. Pernyataan itu disampaikan saat membuka Pertemuan Penguatan Lintas Program dan Lintas Sektor (LP/LS) di Hotel Permata Hati, Gampong Meunasah Manyang, Kecamatan Ingin Jaya, Rabu (26/8).
Pembukaan dan tujuan pertemuan
Kegiatan digelar untuk memperkuat koordinasi, advokasi, dan implementasi pelayanan kesehatan primer di Kabupaten Aceh Besar. Pertemuan juga bertujuan menyamakan persepsi, visi, dan tujuan antar instansi yang terlibat.
Menurut Wabup Syukri, kesehatan adalah kebutuhan dasar yang meliputi kondisi fisik, mental, dan kecerdasan. Oleh sebab itu kebijakan dan anggaran tidak boleh mengabaikan sektor kesehatan.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Kesehatan beserta seluruh jajaran yang telah berinisiatif melaksanakan kegiatan ini,"
Ruang lingkup penguatan
Pertemuan membahas beberapa fokus utama untuk memperkuat layanan kesehatan primer dan komunitas, antara lain:
- Pelayanan kesehatan keluarga
- Tata kelola pelayanan kesehatan primer
- Promosi kesehatan dan kesehatan komunitas
- Layanan bagi kelompok rentan
- Penguatan fasilitas dan mutu pelayanan
Peran lintas sektor dan pemerintah kecamatan
Wabup Syukri menegaskan pelaksanaan program kesehatan tidak bisa dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan saja. Dibutuhkan keterlibatan organisasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan, fasilitas kesehatan, organisasi profesi, mitra pembangunan kesehatan, dan masyarakat.
"Sekali lagi Bapak Ibu, kesehatan tidak mungkin hanya dilaksanakan oleh satu instansi saja, tapi membutuhkan kolaborasi semua pihak,"
Ia juga menekankan peran strategis camat dan puskesmas dalam memastikan program kesehatan berjalan hingga ke tingkat masyarakat.
Implikasi dan harapan
Syukri memandang penguatan layanan kesehatan primer sebagai langkah awal mempersiapkan sumber daya manusia yang sehat menuju Indonesia Emas 2045. Ia mengingatkan, tanpa langkah awal di bidang kesehatan, target jangka panjang sulit tercapai.
"Kalau memang dari sisi kesehatan sebagai langkah awal menuju Indonesia Emas tidak mulai kita lakukan, kita tidak bisa membayangkan apa yang terjadi untuk 2045,"
Wabup berharap peserta mengikuti seluruh rangkaian materi agar dapat diterapkan dalam pelayanan kepada masyarakat.
Peserta
Pertemuan dihadiri sejumlah pejabat provinsi dan kabupaten serta perwakilan lintas instansi, antara lain:
- Asisten Pemerintahan Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat
- Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Aceh
- Kepala Bappeda dan Kabag Kesra Aceh Besar
- Kepala Dinas terkait: Pendidikan, PPKB dan P3A, Pangan, serta Plt. Kepala Dinas Pendidikan
- Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Besar dan para camat
Pertemuan diharapkan memperkuat komitmen para pemangku kebijakan untuk melanjutkan implementasi program kesehatan primer dan komunitas di tingkat lapangan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Medan Terapkan QRESTO untuk Perketat Pengawasan Pajak Restoran
Pemko Medan luncurkan QRESTO untuk memantau transaksi restoran dan menutup kebocoran pajak; akademisi minta...
DDII Kota Langsa 2026-2031 Dilantik, Fokus Dakwah di Era Digital
DDII Kota Langsa periode 2026-2031 dilantik; pengurus baru fokus dakwah digital dan mendukung program Langsa...
Kapolres Langsa Pastikan Sumur Bor Bhayangkari Berfungsi untuk Santri
Kapolres Langsa AKBP Hyrowo SIK meninjau sumur bor bantuan Bhayangkari di tiga dayah Kota Langsa pada 26/8 u...
Warga Langsa Protes Jalan Rusak Akibat Proyek Tanggul
Warga Langsa keluhkan Jalan Lorong Kuburan China rusak parah akibat truk proyek tanggul APBA 2026, minta per...
Pembinaan Pemuda Batubara: Bupati Ajak Manfaatkan Peluang
Bupati Batubara mengajak generasi muda memanfaatkan peluang, meningkatkan keterampilan, dan menjauhi narkoba...
Maulid Akbar di Langsa: Tausiah, Jadup Tahap III, dan 2.000 Alquran
Maulid Akbar di Langsa (25/8) diwarnai tausiyah Prof. Syukri, pengumuman Jadup tahap III untuk 23.869 KK, da...