Pembinaan Pemuda Batubara: Bupati Ajak Manfaatkan Peluang
Lima Puluh, Batubara — Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Daerah (PGID) Batubara menggelar Pembinaan Pemuda-Pemudi Kristen dan Seminar Pendeta di Aula A kantor bupati, Lima Puluh. Kegiatan itu menghadirkan Bupati Batubara, Dr. H. Baharuddin Siagian SH M.Si C.LA, dan berlangsung dengan tema "Generasi Milenial Menggapai Masa Depan dan Harapan". Tujuan acara adalah mendorong pemuda memanfaatkan peluang lokal dan menyiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
Acara, peserta, dan tujuan
Seminar yang diselenggarakan oleh PGID Batubara ini mengumpulkan pemuda-pemudi Kristen dan pendeta dari berbagai wilayah kabupaten. Dalam sambutannya, bupati mengingatkan pentingnya kesiapan generasi muda sebagai penerus pembangunan daerah. Kegiatan menekankan penguatan karakter, kapasitas intelektual, dan keterampilan praktis.
Arah pesan Bupati
Bupati Baharuddin meminta generasi muda untuk melihat dan memanfaatkan peluang yang ada di Kabupaten Batubara. Ia menekankan perlunya persiapan sejak dini melalui peningkatan keterampilan dan perluasan wawasan. Selain itu, bupati mengingatkan bahaya perilaku negatif yang bisa merusak masa depan.
"Mari berusaha. Sebab sekecil apa pun usaha, tidak akan mengingkari hasil."
Pernyataan itu disampaikan Bupati Dr. H. Baharuddin Siagian saat membuka acara, yang menurut catatan disampaikan dan diterima pada Rabu (26/8). Ia juga menegaskan pentingnya menjauhi narkoba dan perilaku yang merugikan.
Pesan konkret untuk generasi milenial
Dalam rangka menghadapi bonus demografi dan menyongsong Indonesia Emas 2045, beberapa poin yang ditekankan pada peserta adalah:
- Meningkatkan keahlian dan kemampuan teknis
- Memperluas wawasan melalui pendidikan dan informasi
- Mengembangkan kemampuan intelektual dan berpikir kritis
- Menjauhi narkoba serta perilaku negatif lainnya
Panitia berharap pembinaan ini dapat memperkuat karakter dan kapasitas pemuda Batubara. Tujuannya agar mereka tumbuh menjadi generasi sehat, berilmu, produktif, dan siap berkontribusi pada pembangunan daerah.
Implikasi dan langkah selanjutnya
Penguatan kapasitas pemuda dianggap krusial untuk memaksimalkan potensi daerah. Dengan kesiapan yang lebih baik, pemuda diharapkan mampu memanfaatkan peluang ekonomi lokal dan berperan aktif dalam pembangunan. PGID dan pemerintah daerah diharapkan mengevaluasi dan melanjutkan program pembinaan secara berkelanjutan untuk hasil jangka panjang.
Seminar ini menjadi bagian upaya kolektif memperkuat peran generasi milenial di Batubara sebagai motor perubahan sosial dan pembangunan ekonomi lokal.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Medan Terapkan QRESTO untuk Perketat Pengawasan Pajak Restoran
Pemko Medan luncurkan QRESTO untuk memantau transaksi restoran dan menutup kebocoran pajak; akademisi minta...
DDII Kota Langsa 2026-2031 Dilantik, Fokus Dakwah di Era Digital
DDII Kota Langsa periode 2026-2031 dilantik; pengurus baru fokus dakwah digital dan mendukung program Langsa...
Kapolres Langsa Pastikan Sumur Bor Bhayangkari Berfungsi untuk Santri
Kapolres Langsa AKBP Hyrowo SIK meninjau sumur bor bantuan Bhayangkari di tiga dayah Kota Langsa pada 26/8 u...
Warga Langsa Protes Jalan Rusak Akibat Proyek Tanggul
Warga Langsa keluhkan Jalan Lorong Kuburan China rusak parah akibat truk proyek tanggul APBA 2026, minta per...
Aceh Besar Perkuat Pelayanan Kesehatan Primer lewat Kolaborasi
Wabup Aceh Besar mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat pelayanan kesehatan primer dan komunita...
Maulid Akbar di Langsa: Tausiah, Jadup Tahap III, dan 2.000 Alquran
Maulid Akbar di Langsa (25/8) diwarnai tausiyah Prof. Syukri, pengumuman Jadup tahap III untuk 23.869 KK, da...