Perindag Minta Percepatan Distribusi, Polda Bantu Atasi Antrian BBM
Medan — Dinas Perindag ESDM Sumatera Utara menggelar rapat koordinasi untuk mempercepat pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di Aula Catur Prasetya Mapolda Sumut, Rabu (15/7). Pertemuan membahas solusi atas antrian panjang masyarakat di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Rapat koordinasi dan peserta
Rapat dihadiri pejabat Dinas Perindag ESDM Sumut, Karo Ops Polda Sumut Kombes Pol Tunggal Jaladri, perwakilan Pertamina, dan pemangku kepentingan terkait. Pembahasan difokuskan pada upaya percepatan distribusi agar antrean di SPBU mereda.
Permintaan percepatan distribusi
Kepala Dinas Perindag ESDM Sumut, Dedi Jaminsyah Putra Harahap, meminta Pertamina mempercepat pendistribusian BBM di wilayah Sumatera Utara. Tujuannya untuk mencegah penumpukan kendaraan dan ketidaknyamanan masyarakat di SPBU.
"Melalui rapat koordinasi ini Dinas Perindag ESDM Sumut mendukung langkah percepatan pendistribusian BBM sehingga tidak ada lagi masyarakat yang mengantri bahan bakar di SPBU,"
Dedi juga mengakui salah satu pemicu antrean adalah masalah internal pada proses distribusi. Ia mendorong penyelesaian cepat agar masalah tidak berulang.
"Saat rapat tadi juga dibahas persoalan itu dan kita menyarankan agar Pertamina segera menyelesaikan permasalah interval sehingga tidak terjadi kembali antrian di SPBU,"
Polda turunkan personel untuk bantu distribusi
Polda Sumut menurunkan personel untuk membantu pendistribusian BBM pada Selasa malam, 14 Juli 2026. Langkah tersebut dilakukan atas permintaan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, untuk meredakan krisis dan antrean di beberapa lokasi.
"Antrian panjang BBM di sejumlah lokasi di wilayah Kota Medan dan sekitarnya tidak dikarenakan karena kelangkaan BBM. Informasi karena faktor masalah internal antara Pertamina dan juga pihak ketiga (vendor), yang melakukan pendistribusian BBM,"
Dampak dan langkah selanjutnya
Penurunan personel dan permintaan percepatan distribusi merupakan langkah sementara untuk mengurangi dampak antrean. Pemerintah daerah dan aparat kepolisian berharap masalah internal distribusi segera diselesaikan oleh pihak terkait.
Sampai rapat berakhir, tidak ada angka resmi yang dirilis tentang waktu penyelesaian. Namun pihak Dinas Perindag ESDM Sumut menegaskan dukungan koordinatif agar alur distribusi kembali lancar dan layanan kepada masyarakat pulih.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Bupati Pimpin Gotong Royong Tiga Hari di Tanjungtiram untuk Kebersihan
Bupati Batubara pimpin gotong royong tiga hari di Tanjungtiram (18–20 Sep 2026) melibatkan Forkopimda, TNI,...
Batubara Siapkan Tanam 16.000 Pohon Aren, Potensi Nira dan Gula Aren
Bupati Batubara kunjungi penangkaran aren dan rencanakan penanaman 16.000 pohon untuk kembangkan nira dan gu...
ASN Batubara Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional 17 September 2026
ASN Pemkab Batubara menggelar upacara HKN pada 17 September 2026 untuk menegaskan disiplin, profesionalisme,...
BKAD Tapanuli Utara dan IT Del Uji Coba SIKAT-BENCANA
BKAD Tapanuli Utara bersama IT Del menguji prototipe SIKAT-BENCANA untuk mempercepat pengelolaan BTT dan pen...
Kontainer Alkes Tiba di RSUD Sabang, Status Kontrak di Inaproc Disorot
Kontainer alkes tiba di RSUD Sabang (19/9) meski ada klaim pembatalan kontrak; penyedia mengacu pada status...
Ratusan Warga Aceh Besar Terima Beras Bulog, 39 Nama Hilang dari Data
Ratusan warga Aceh Besar menerima beras Bulog periode Juli–September 2026; 39 nama hilang dari data sementar...