Pelanggan KAI Tembus 196 Ribu per Hari Saat Libur Panjang Mei
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat lonjakan penumpang lebih dari 196.000 orang per hari selama libur panjang peringatan Kenaikan Yesus Kristus pada 13 Mei 2026. Peningkatan ini terlihat sejak hari pertama keberangkatan dan berlanjut pada hari-hari berikutnya.
Lonjakan penumpang dan penjualan tiket
Data KAI menunjukkan akumulasi volume penumpang mencapai 393.703 orang pada dua hari pertama masa keberangkatan. Hingga Jumat, 15 Mei 2026, total penjualan tiket untuk periode perjalanan 13-17 Mei tercatat mencapai 778.318 tiket.
Peningkatan penjualan diprediksi berlanjut karena minat masyarakat menggunakan kereta api untuk bepergian selama periode libur panjang. KAI melayani perjalanan jarak jauh maupun lokal untuk mengantisipasi lonjakan ini.
Rute favorit dan dampak ekonomi
Manajemen KAI menyebutkan beberapa rute unggulan yang paling banyak dipilih penumpang selama libur panjang. Kota-kota tujuan wisata menjadi fokus utama mobilitas masyarakat.
- Yogyakarta
- Bandung
- Semarang
- Surabaya
Tingginya arus penumpang ke destinasi wisata memberikan dampak positif pada perekonomian lokal. Sektor UMKM, penginapan, dan perdagangan lokal menerima dorongan aktivitas ekonomi dari peningkatan kunjungan.
Imbauan KAI dan layanan digital
KAI mengimbau calon penumpang untuk tiba lebih awal di stasiun sebelum waktu keberangkatan. Perusahaan juga mendorong penggunaan aplikasi resmi untuk memantau ketersediaan tiket dan jadwal perjalanan.
“Pola perjalanan selama long weekend memperlihatkan tingginya mobilitas masyarakat menuju kota-kota wisata dan daerah dengan aktivitas sosial yang tinggi. Kereta api menjadi pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan yang lebih efisien, nyaman, dan terhubung langsung dengan berbagai kota tujuan.”
— Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI
“Masyarakat masih memiliki berbagai pilihan perjalanan untuk menikmati long weekend menggunakan kereta api. Pelanggan dapat memantau ketersediaan tiket melalui Access by KAI maupun kanal resmi lainnya.”
— Wisnu Pramudya, Executive Vice President Corporate Secretary KAI
Ke depan
KAI terus memantau permintaan dan menyesuaikan layanan untuk menjaga kelancaran perjalanan selama masa puncak. Mobilitas tinggi pada periode libur panjang diperkirakan terus mendukung pemulihan ekonomi di berbagai daerah tujuan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Hyundai Tawarkan CRETA & STARGAZER dengan Promo GIIAS 2026
Hyundai hadirkan promo GIIAS 2026 untuk CRETA dan STARGAZER: harga STARGAZER mulai Rp241 juta, Resale Value...
IHSG Berpotensi Naik, Investor Tunggu Inflasi dan Neraca Perdagangan
IHSG diperkirakan melanjutkan penguatan Senin ini, didorong sentimen data inflasi dan neraca perdagangan ser...
Rupiah Berisiko Melemah Pekan Depan akibat Rilis Data BPS & BI
Rupiah berisiko melemah pekan depan karena rilis data BPS dan BI, termasuk neraca perdagangan, inflasi, dan...
Prakiraan Harga Emas Pekan Depan: Support Rp2,41Jt, Resistansi Rp2,72Jt
Harga emas pekan depan diprakirakan fluktuatif akibat ketegangan geopolitik; support Rp2,41 juta/gram dan re...
Harga Semangka Naik Jadi Rp6.000/kg di Aceh Utara
Pasokan semangka menipis pasca-puncak panen, sehingga harga di Aceh Utara naik menjadi Rp6.000 per kilogram.
Puncak Panen: Harga Rambutan Aceh Turun Jadi Rp8.000/kg
Harga rambutan Aceh di Aceh Utara turun jadi Rp8.000/kg pada puncak panen 2 Agustus 2026 akibat pasokan yang...