Pemkab Aceh Besar Dukung Pengobatan Gigi Gratis Aksi Kaninus
Kota Jantho — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyatakan dukungan terhadap rencana pagelaran Aksi Kemanusiaan Mahasiswa Kedokteran Gigi (Aksi Kaninus) oleh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala. Kegiatan pengobatan gigi dan mulut gratis ini dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Montasik pada 17–19 September 2026.
Dukungan resmi dari Pemkab
Dukungan diberikan oleh Asisten II Sekda Aceh Besar, M Ali SSos MSi, saat menerima audiensi Divisi Humas Kaninus FKG USK di Kantor Bupati, Kota Jantho, Senin (7/9). Pemkab menyatakan akan membantu kelancaran pelaksanaan posko pengobatan gratis agar layanan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
"Kami dari Pemkab Aceh Besar menyambut baik rencana kegiatan ini. Insyaallah, Pemkab akan memberikan dukungan agar pelaksanaan posko pengobatan gratis ini dapat berjalan dengan baik,"
Tujuan dan manfaat kegiatan
Kegiatan bertujuan memberikan akses pemeriksaan dan perawatan gigi serta mulut secara cuma-cuma bagi warga setempat. Selain layanan klinis, agenda ini juga dirancang untuk meningkatkan edukasi kesehatan mulut, termasuk pentingnya perawatan rutin dan pencegahan penyakit gigi.
Dengan adanya posko pengobatan, diharapkan warga yang selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan dapat menerima pemeriksaan awal, penanganan konservatif, dan rujukan bila diperlukan.
Kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi
M Ali menekankan bahwa kerja sama antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan organisasi profesi penting untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan publik. Kolaborasi ini dinilai mampu menjembatani kebutuhan layanan praktis sekaligus memperkuat program edukasi kesehatan masyarakat.
"Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat di kawasan Montasik dan sekitarnya. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus terjalin dan memberikan dampak yang baik kepada masyarakat," tambah M Ali.
Langkah selanjutnya dan harapan
Pihak FKG USK dan Pemkab diperkirakan akan menyelesaikan teknis lokasi, logistik, dan sosialisasi kepada warga menjelang pelaksanaan. Dukungan pemerintah daerah diharapkan mempermudah koordinasi lintas sektor, termasuk fasilitas kesehatan setempat dan relawan kampus.
Penyelenggaraan pengobatan gigi gratis ini tidak hanya memberi solusi jangka pendek, tetapi juga membuka kesempatan untuk program berkelanjutan yang menekankan pencegahan dan edukasi kesehatan mulut di Aceh Besar.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Verifikasi PUG Aceh 2025: IPG 93,11 Melampaui Rata-Rata Nasional
Pj Sekda Aceh pimpin verifikasi PUG 2025 di Banda Aceh; IPG Aceh naik ke 93,11 dan melampaui rata-rata nasio...
TPAK Perempuan Aceh 45,5%: Perhatian pada Kesehatan Psikososial
TPAK perempuan Aceh 45,50% (Februari 2026); tekanan psikososial dan perlindungan kerja perlu diperkuat untuk...
Wabup Aceh Besar Serukan Disiplin Lalu Lintas saat Operasi Patuh 2026
Wabup Aceh Besar ajak warga tingkatkan disiplin lalu lintas saat Operasi Patuh Seulawah 2026 berlangsung 26...
Kejari Medan Kembalikan Berkas Ledakan, Jalan Dairi Dipersoalkan
Kejari Medan kembalikan berkas ledakan rumah ke penyidik (status P-19); Distrik Dairi soal proyek jalan; ban...
Terdakwa Indra Nasution Diduga Perantara Jual Beli Sabu di Medan
Indra Nasution ditangkap polisi menyamar saat diduga menjadi perantara jual beli sabu; jaksa menjeratnya den...
Porprovsu 2026 Ditunda ke 1-9 Desember, Alasan Belum Jelas
Porprovsu 2026 bergeser ke 1-9 Desember, KONI Sumut belum merinci alasan dan kesiapan anggaran meski menyata...