Pelindo Gerakkan Penghijauan Medan Belawan dengan Pelatihan Masyarakat
Medan Belawan — PT Pelindo menggelar pelatihan penanaman dan pemeliharaan tanaman di kantor Camat Medan Belawan, Rabu (9/9). Kegiatan melibatkan masyarakat setempat dan sejumlah mitra sebagai upaya nyata mendukung terciptanya lingkungan yang lebih hijau di sekitar area operasional.
Pelatihan untuk masyarakat
Kegiatan memberi pemahaman praktis tentang pemilihan jenis tanaman, teknik penanaman, dan langkah pemeliharaan agar tumbuhan dapat menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan. Materi disampaikan oleh praktisi lingkungan dari Universitas Sumatera Utara sehingga peserta mendapat panduan teknis yang aplikatif.
“Lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Karena itu, upaya penghijauan harus melibatkan masyarakat agar mereka tidak hanya mengetahui proses penanaman, tetapi juga memahami bagaimana lingkungan di sekitarnya dapat dijaga,” ujar Basri Alam, Regional Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 1.
Pentingnya pemilihan tanaman
Onrizal, Ph.D., praktisi lingkungan dari USU, menekankan pemilihan tanaman yang sesuai sebagai kunci keberhasilan penghijauan. Ia mengingatkan bahwa faktor seperti jenis tanah, ketersediaan air, dan intensitas cahaya harus menjadi pertimbangan utama sebelum menanam.
“Kalau kita ingin menanam, harus melihat terlebih dahulu kondisi lingkungannya. Jenis tanah, ketersediaan air, cahaya dan karakter tanaman harus menjadi pertimbangan. Jangan sampai tanaman yang dipilih tidak sesuai dengan tempat tumbuhnya,” kata Onrizal.
Onrizal juga menjelaskan bahwa fungsi ekologis tanaman berbeda-beda, sehingga pemilihan jenis tidak boleh hanya berdasar tampilan. Beberapa tanaman lebih cocok untuk memberi keteduhan, sementara yang lain membantu memperbaiki kualitas lingkungan.
Peran masyarakat dan kolaborasi
Budi Syahputra, Head Regional Office BMM Sumut, menyatakan bahwa upaya lingkungan memerlukan kolaborasi lintas pihak. Pelindo, pemerintah daerah, mitra, dan warga harus bergandengan tangan agar dampak penghijauan lebih luas dan berkelanjutan.
“Ketika berbicara mengenai lingkungan, tidak bisa hanya satu pihak yang bergerak. Pelindo, masyarakat, pemerintah dan mitra memiliki peran masing-masing. Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas,” ujar Budi.
Sekretaris Camat Medan Belawan, Yose Fery, menyambut baik inisiatif tersebut karena memberi pengetahuan praktis kepada warga. Dengan pemahaman yang meningkat, warga diharapkan mampu menjaga dan merawat ruang hijau di lingkungan masing-masing.
Dampak dan tindak lanjut
Selain penanaman, panitia menekankan pentingnya pemeliharaan pasca-penanaman, termasuk pemantauan berkala dan penyulaman jika ada tanaman yang mati. Pendekatan ini menempatkan keterlibatan masyarakat dan kondisi lingkungan sebagai prioritas, bukan sekadar penambahan jumlah tanaman.
Langkah Pelindo ini diharapkan mendorong terciptanya kawasan Medan Belawan yang lebih hijau, terawat, dan fungsional bagi warga sekitar.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polres Tapteng Gelar Operasi Patuh Toba 2026, 26 Okt–8 Nov
Polres Tapteng menjalankan Operasi Patuh Toba 2026 (26 Okt–8 Nov) untuk menindak pelanggaran berisiko dan me...
Baznas Padanglawas Salurkan Zakat ke 196 Guru MDTA dan TPQ
Baznas Padanglawas menyalurkan zakat ke 196 guru MDTA/TPQ di Barumun; target 2026 naik jadi 904 guru dengan...
Sekretaris Dinas Labuhanbatu Didakwa Tipu 20 Laptop, Rugikan Rp183,5 Juta
Sekretaris Dinas Peternakan Labuhanbatu, Mudasir, didakwa menipu pengadaan 20 laptop yang merugikan Rp183,5...
PSMS Menang 2-1 atas PSIS, Bobby Minta Persiapan Stadion dan Optimisme Promosi
PSMS Medan menang 2-1 atas PSIS (25/10) dan naik ke posisi dua Grup A; Gubernur Bobby minta perbaikan stadio...
Petani Sipirok Keluhkan Pupuk Subsidi Dijual di Atas HET
Petani Sipirok mengeluhkan NPK Phonska dijual Rp150.000 per sak, jauh di atas HET Rp92.000; mereka minta Din...
Polres Tapteng Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi dan 14 Tabung LPG
Polres Tapteng menangkap SS (45) usai ditemukan enam jerigen Pertalite dan 14 tabung LPG 3 kg yang diduga ak...