Nasional

BNN Perketat Pengawasan Toko Vape Cegah Narkotika Cair

Bagikan:
Petugas memeriksa produk vape di toko sebagai bagian dari pengawasan BNN

Badan Narkotika Nasional (BNN) memperketat pengawasan terhadap peredaran rokok elektrik atau vape mulai akhir September 2026 untuk mencegah masuknya narkotika berbentuk cair ke pasar domestik. Langkah ini diambil karena penyelundupan cairan narkotika semakin marak dan sulit dideteksi oleh petugas.

Mekanisme penyelundupan yang memicu kewaspadaan

BNN menyatakan para pelaku memanfaatkan kemiripan fisik cairan narkotika dengan produk vape legal untuk mengelabui pemeriksaan. Barang disamarkan dalam kontainer minyak atau botol cair biasa sehingga lolos pemeriksaan di pelabuhan dan masuk ke jaringan distribusi lokal.

Sasaran dan dampak peredaran

Menurut BNN, cairan vape yang terkontaminasi umumnya menyasar remaja dan pekerja muda di perkotaan. Banyak konsumen tidak menyadari cairan yang dibeli telah dicampur atau disuntikkan zat narkotika berbahaya, sehingga risiko kesehatan dan sosial meningkat.

"Singapura sudah melarang total rokok elektrik, sehingga kita jangan sampai membiarkan daerah kita menjadi tempat yang aman bagi peredaran barang berbahaya ini,"

— kata Komjen Pol. (Purn.) Ahwil Lutan pada Selasa, 22 September 2026.

Permintaan tindakan kepada Badan POM dan gerai resmi

Sebelum pembahasan undang-undang baru rampung di DPR, BNN mendesak Badan POM untuk memperketat pemeriksaan izin dan kualitas produk di toko-toko vape. Audit lisensi berkala diharapkan menutup celah masuknya cairan ilegal ke kanal penjualan resmi.

  • Audit lisensi toko dan distributor oleh Badan POM.
  • Pemeriksaan berkala produk di gerai resmi.
  • Koordinasi penegakan hukum antar-institusi untuk menindak jaringan penyelundupan.

"Sebelum ada undang-undang baru, kita harus memastikan toko-toko yang berjualan mendapatkan izin resmi dan diperiksa secara berkala oleh Badan POM,"

— ujar Ahwil Lutan menambahkan.

Regulasi dan koordinasi penegakan

Pemerintah dan DPR terus menyiapkan instrumen hukum yang lebih kuat untuk mengatur peredaran rokok elektrik. BNN menekankan perlunya koordinasi konsisten antara aparat penegak hukum, pengawas obat, dan instansi terkait agar aturan efektif menekan penyalahgunaan.

Penutup

Langkah pengetatan ini diharapkan menutup celah distribusi yang selama ini dimanfaatkan jaringan kejahatan. BNN berkomitmen mengawal penyusunan regulasi bersama DPR sehingga keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan terkait vape dan narkotika.

Video wawancara dapat disaksikan melalui tayangan berjudul "BNN Ungkap Fakta Mengerikan! 517 Vape Positif Narkotika, Vape Bakal Dilarang Total?".

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait