Kuasa Hukum Keberatan, Penetapan Tersangka Dinilai Ancam Independensi Advokat
Medan — Polda Sumatera Utara menetapkan H Dhody Thahir SE sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemalsuan surat. Tim kuasa hukum Dhody menyatakan keberatan dan menilai penetapan itu berpotensi mengancam independensi profesi advokat serta hak masyarakat memperoleh pembelaan hukum. Keterangan pers dari kuasa hukum diterima pada Sabtu (12/9).
Gugatan dari tim kuasa hukum
Kuasa hukum Dhody, Dr Hasrul Benny Harahap SH MHum, menyatakan surat yang dipersoalkan bukan akta atau dokumen palsu secara fisik. Menurutnya, surat itu dibuat, ditandatangani, dan disusun argumentasinya oleh tim kuasa hukum terdahulu dalam rangka menjalankan tugas profesi.
"Persoalannya sederhana. Tidak ada surat atau akta apa pun yang dipalsukan. Yang dipersoalkan adalah surat yang dibuat, ditandatangani, dan disusun argumentasinya oleh tim kuasa hukum terdahulu Dhody Thahir, tetapi yang kemudian dijadikan tersangka justru kliennya, yaitu Dhody Thahir. Lalu pertanyaannya, di mana letak pemalsuannya?"
Argumen: berisiko kriminalisasi produk advokat
Hasrul memperingatkan jika perbedaan pendapat atau argumentasi hukum oleh advokat diarahkan menjadi tindak pidana, hal itu merupakan bentuk kriminalisasi terhadap produk advokat. Ia menekankan cara menyelesaikan beda pendapat adalah dengan menjawab substansi hukum, bukan langsung ke ranah pidana.
"Kalau suatu pendapat hukum dianggap keliru, lawan dengan argumentasi hukum. Kalau surat dianggap tidak benar, bantah substansinya dengan dokumen dan putusan. Jangan setiap perbedaan posisi hukum langsung dibawa ke ranah pidana."
Hasrul juga menyoroti dampak luas: klien dapat menjadi takut meminta advokat membuat somasi, surat keberatan, atau opini hukum karena khawatir berujung pada proses pidana.
Permintaan evaluasi dan perlindungan profesi
Tim kuasa hukum meminta penanganan perkara dievaluasi secara objektif, transparan, dan profesional. Mereka menegaskan tidak meminta kekebalan absolut bagi advokat, melainkan perlindungan bagi advokat yang bekerja dengan iktikad baik sesuai aturan.
"Kami tidak meminta advokat kebal hukum. Yang kami minta sederhana: jangan kriminalisasi pendapat hukum, jangan kriminalisasi produk advokat, dan jangan pidanakan klien atas pekerjaan profesional yang dilakukan oleh advokatnya."
Hasrul menyebut perlindungan dan hak imunitas advokat diatur dalam Undang-Undang Advokat dan ditegaskan oleh sejumlah putusan Mahkamah Konstitusi. Ia juga mengimbau organisasi profesi advokat mencermati kasus ini karena berpotensi menjadi preseden yang merusak praktik penegakan hukum terhadap advokat.
Implikasi bagi publik
Menurut tim kuasa hukum, jika batas perlindungan profesi dibiarkan kabur, bukan hanya independensi advokat yang terancam. Dampak akhirnya adalah terkikisnya hak masyarakat untuk memperoleh pembelaan hukum yang bebas dan efektif.
Permintaan tim kuasa hukum disimpulkan dalam beberapa poin:
- Evaluasi penanganan perkara secara objektif, transparan, dan profesional
- Hindari kriminalisasi terhadap produk advokat yang dibuat dalam menjalankan profesi
- Pertahankan ruang aman bagi advokat untuk berbicara dan membela klien
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Sumut Tangkap Host Live TikTok Penyebar Konten Pornografi
Polda Sumut menangkap SR setelah menelusuri akun TikTok yang menayangkan siaran live pornografi; korban adal...
Penguatan Pokja Bunda PAUD Gayo Lues Perkuat Layanan PAUD
Ketua Pokja Bunda PAUD Aceh buka penguatan Pokja Bunda PAUD Gayo Lues untuk perkuat koordinasi dan layanan P...
PT Socfindo Sediakan Air Minum Gratis Berbasis RO di Seumayam
PT Socfindo Kebun Seumayam luncurkan depot air minum RO gratis bagi karyawan dan keluarga, bagian dari progr...
13 Finalis Kafilah Indrapuri Melaju ke Final MTQ Aceh Besar 2026
Sebanyak 13 peserta Kafilah Indrapuri lolos ke final MTQ Aceh Besar 2026 setelah pembinaan intensif empat bu...
Banda Aceh Tambah 18 Armada Sampah untuk Pasukan Orange
Wali Kota Banda Aceh serahkan 18 armada sampah untuk DLHK3, targetkan kota bersih setiap pagi dan fasilitasi...
Pemko Tanjungbalai Perkuat Sinergi Turunkan Kemiskinan 2026
Pemko Tanjungbalai gelar rakor penanggulangan kemiskinan 2026, perkuat sinergi OPD dan lintas sektor untuk t...