PSI Dukung Penertiban Parkir di Lapangan Merdeka Binjai
Binjai — Sekretaris PSI Kota Binjai, Idham Bestari, menyatakan dukungan atas penertiban parkir di sekitar Lapangan Merdeka yang dilakukan Wakil Wali Kota Hasanul Jihadi pada 20 Juni 2026 malam. Menurutnya, langkah itu perlu sebagai respons atas keluhan warga terkait parkir berlapis yang mengganggu kenyamanan dan akses lalu lintas.
Dukungan PSI atas penertiban
Idham Bestari, atau Ibes, menilai tindakan wakil wali kota sekaligus Ketua DPD PSI Kota Binjai tepat dan sejalan dengan aspirasi masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga kenyamanan pengunjung dan pedagang di kawasan tersebut.
Apa yang dilakukan wakil wali kota kami pikir sudah sangat tepat demi menjaga kenyamanan bersama bagi seluruh masyarakat Binjai. Baik yang menikmati suasana malam serta para pedagang yang mencari rejeki di tempat tersebut
Solusi alternatif dari Pemko
Ibes juga menyebut penertiban itu sesuai dengan solusi yang sudah disediakan pemerintah kota. Pemko Binjai membuka akses kantor pemerintah sebagai area parkir khusus pada malam Minggu untuk mereduksi penumpukan kendaraan di Tanah Lapang.
Sama kita ketahui, bahwa Pemko Binjai telah memberikan solusi dengan membuka akses kantor Pemko yang dapat digunakan sebagai tempat parkir khusus di malam Minggu
Penataan pedagang agar tidak mengganggu lalu lintas
Selain masalah parkir, Ibes mengusulkan penataan ulang pedagang yang berjualan di sekitar Tanah Lapang. Ia menilai pemindahan sebagian pedagang ke Pujasera yang jaraknya dekat dapat membantu membuka akses jalan dan menyebarkan kerumunan pengunjung.
Tak jauh dari Lapangan Merdeka ada Pujasera yang peruntukkannya untuk berjualan. Para pedagang yang jaraknya sangat dekat dengan Pujasera, alangkah baiknya ditempatkan ke sana
Ketika pedagang digeser ke Pujasera, maka pengunjung yang sebelumnya berkumpul di satu titik, akan terpecah. Sehingga kendaraan yang parkir tidak sampai memakan badan jalan
Kronologi singkat penertiban
Wakil Wali Kota Hasanul Jihadi turun langsung ke lokasi pada 20 Juni 2026 sekitar pukul 19:30. Aksi ini dilakukan setelah menerima banyak keluhan tentang parkir yang mulai meluber dan mengganggu arus lalu lintas di seputar Lapangan Merdeka.
Langkah penertiban mendapat sambutan dari elemen politik lokal dan menjadi bagian upaya pemerintah kota mengatur ruang publik. Ke depan, koordinasi antara petugas, pedagang, dan pengelola fasilitas diharapkan lebih intensif untuk menciptakan kenyamanan bersama serta kelancaran lalu lintas di kawasan pusat keramaian tersebut.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Investasi Nagan Raya: Kontributor Terbesar Aceh, Rp336 Miliar
Nagan Raya jadi penyumbang investasi terbesar Aceh: Rp336,18 miliar (Triwulan IV 2025) dan terus bertumbuh p...
Polres Padanglawas Sita Puluhan Slop Rokok Ilegal di Hasahatan Jae
Satreskrim Polres Padanglawas menggerebek rumah di Hasahatan Jae dan menyita puluhan slop rokok tanpa pita c...
Gebyar Patuh Pajak Medan 24-25 Juni: Samsat Keliling & Hadiah
Bapenda Medan gelar Gebyar Patuh Pajak 24-25 Juni di Centre Point Mall; layanan Samsat Keliling dan hadiah b...
Lamsihar Raih Magister Teknologi Informasi dengan IPK 4.00
Lamsihar Banjarnahor lulus MTI di Universitas Panca Budi Medan dengan IPK 4.00 setelah perjalanan hidup penu...
Polda Aceh Gelar Lomba Stand Up Comedy Sambut Hari Bhayangkara
Polda Aceh menggelar Lomba Stand Up Comedy bertema Polri Semakin Dicintai pada 22 Juni 2026 untuk merayakan...
Tokoh Sumut Minta Porsi DBH Sawit Ditingkatkan di Era B50
Tokoh pemuda Sumut dukung B50 namun minta peningkatan porsi DBH Sawit agar daerah penghasil sawit mendapat m...