Wabup: Penelitian Mahasiswa IAKN Harus Jawab Masalah Daerah
TARUTUNG — Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, menekankan penelitian mahasiswa Pascasarjana IAKN Tarutung harus menjawab persoalan nyata masyarakat dan pemerintah daerah. Arahan itu disampaikan saat kuliah umum bertema Research Acceleration pada Jumat (11/9) di Aula Mini Kampus IAKN Tarutung.
Arahan utama untuk riset aplikatif
Deni mengatakan penelitian akademik tidak cukup hanya untuk memenuhi kewajiban studi. Ia menegaskan riset harus menghasilkan kajian mendalam yang relevan dan dapat diterapkan untuk membantu menyelesaikan persoalan di lapangan.
Penelitian hendaknya tidak sekadar menjadi pemenuhan kebutuhan akademik belaka, tetapi harus mampu menghasilkan kajian mendalam serta solusi konkret yang relevan terhadap permasalahan di lapangan. Hasil kajian ilmiah ini diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi perumusan kebijakan dan pengembangan program Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.
Menurut Deni, riset yang aplikatif akan meningkatkan nilai akademik sekaligus memudahkan pemerintah dalam merumuskan kebijakan berbasis data.
Panduan metodologi dan perencanaan
Wabup memberikan panduan praktis bagi mahasiswa dalam merancang penelitian. Ia menekankan beberapa aspek penting seperti perumusan masalah yang jelas, identifikasi research gap, serta pemilihan metode yang tepat.
- Merumuskan persoalan utama secara jelas
- Mengidentifikasi research gap
- Menentukan metode penelitian dan instrumen yang akurat
- Membangun roadmap penelitian hingga tesis atau disertasi selesai
Riset yang baik harus memiliki arah yang jelas sejak awal. Persoalan yang diteliti harus nyata, metode harus tepat, dan hasilnya harus dapat dipertanggungjawabkan secara akademik sekaligus memberi manfaat.
Koneksi riset dengan kebutuhan daerah
Deni mendorong mahasiswa mengambil isu dari lingkungan kerja, dunia pendidikan, pelayanan publik, dan kehidupan masyarakat agar hasil penelitian langsung relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terbuka menerima hasil kajian akademik sebagai masukan untuk memperkuat kebijakan dan program pembangunan. Dengan begitu, perguruan tinggi dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah.
Penutup: harapan untuk kontribusi nyata
Wakil Bupati menutup kuliah umum dengan mengajak mahasiswa Pascasarjana IAKN Tarutung menghasilkan rekomendasi dan solusi berbasis penelitian yang aplikatif. Ia berharap kampus menjadi sumber gagasan yang mendukung percepatan pembangunan Tapanuli Utara.
Dengan riset yang aplikatif dan berbasis persoalan nyata, perguruan tinggi dapat menjadi bagian penting dalam menghadirkan solusi bagi pembangunan Tapanuli Utara.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Vonis 7 Tahun untuk Eks Kepala Sales Inalum Joko Susilo
Eks Kepala Sales Inalum Joko Susilo divonis 7 tahun dan denda Rp500 juta atas korupsi penjualan aluminium ya...
Wapres Gibran Tinjau Korban Dugaan Keracunan MBG di Karo
Wapres Gibran dan Gubernur Sumut meninjau korban dugaan keracunan MBG di Karo pada 11 Sept; pemerintah menja...
Brigadir IH Didemosi 5 Tahun dan Ditugaskan ke Propam 30 Hari
Polda Sumut mendemosi Brigadir IH lima tahun dan menempatkannya di Propam 30 hari terkait kelalaian pengaman...
Kejari Terima SPDP Winda Lorenza, Sabu 398,2 g dan TPPO Digagalkan di Kualanamu
Kejari Medan terima SPDP kasus kematian Winda Lorenza; Polda Sumut sita 398,2 g sabu di Kualanamu; petugas g...
Polrestabes Medan Tangkap Pengedar Narkoba di Deliserdang
Polrestabes Medan menangkap MF di Desa Bandar Setia, Deliserdang; disita dua paket sabu dan 53 pil ekstasi....
IDAI Sumut Prihatin atas Keracunan Makanan di Karo, Minta Investigasi dan Pemantauan
IDAI Sumut prihatin atas keracunan makanan Program MBG di Karo. Mereka minta investigasi, pemantauan kesehat...