Nasional

Pencarian Korban KM Virgo Terkendala, Risiko bagi Penyelam

Bagikan:
Tim SAR melakukan penyelaman pencarian KM Virgo di Laut Jawa dengan kondisi visibilitas terbatas

Tim SAR gabungan masih melanjutkan upaya pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8 yang terbalik dan tenggelam di Laut Jawa. Operasi penyelaman terkendala oleh perubahan posisi badan kapal, visibilitas rendah, keluarnya BBM dari kendaraan, dan masalah gas pada kedalaman tertentu. Kondisi itu membuat tim belum bisa menjangkau seluruh kompartemen kapal.

Kendala stabilitas badan kapal

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyatakan perubahan kemiringan kapal menjadi risiko utama. Perubahan trim yang terus berlangsung mengancam stabilitas badan kapal saat penyelam bekerja.

"Kendala yang pertama yaitu masih terjadi perubahan trim atau derajat kemiringan pada kapal. Jadi, kapal ini terus berubah kemiringannya dan ini berpotensi risiko tinggi bagi penyelam apabila sewaktu-waktu stabilitasnya itu tiba-tiba berubah total,"

Karena alasan keselamatan, tim tidak memaksakan masuk ke area yang dinilai berisiko tinggi.

Visibilitas rendah dan bahaya di dalam kapal

Penyelam melaporkan jarak pandang sangat terbatas di dalam badan kapal akibat sedimen dan lumpur yang masuk. Kondisi itu menyulitkan orientasi dan memperbesar kemungkinan cedera akibat benda tajam di dalam kapal.

Visibilitas yang buruk juga membatasi kecepatan dan area pencarian, sehingga tim hanya bisa memasuki kompartemen tertentu secara selektif.

BBM kendaraan dan pembatasan area penyelaman

Di beberapa kompartemen ditemukan kendaraan yang diduga mengeluarkan bahan bakar minyak. Kebocoran BBM membuat area tersebut berbahaya dan tidak dapat diakses oleh penyelam hingga risiko dinilai terkendali.

"Di sana ada kendaraan, nah ini kendaraan-kendaraan ini sudah apa, BBM-nya itu sudah mulai ada yang keluar ya. Inilah yang membuat risiko juga bagi penyelam, tidak berani untuk melaksanakan penyelaman di area-area yang memang sudah mengeluarkan chemical itu,"

Gas density dan batas durasi penyelaman

Tim juga menghadapi persoalan gas density ketika penyelaman dilakukan pada kedalaman sekitar 27 meter. Kondisi ini membatasi lama waktu penyelam berada di bawah air demi keselamatan personel.

"Misalnya menggunakan dua tabung atau satu tabung tidak bisa maksimal untuk digunakan, hanya paling lama itu dia bisa 20 menit ya. Karena pengaruh gas atau apa namanya ini, gas density yang disampaikan oleh OSC selam ya,"

Dampak pada jumlah korban dan kronologi

KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak pada Minggu, 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 Wita. Kapal berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak 12 September 2026 dengan manifest berisi 243 orang.

  • Manifest: 243 orang
  • Ditemukan: 174 orang
  • Selamat: 108 orang
  • Meninggal: 66 orang
  • Hilang: 69 orang

Berbagai kendala teknis membuat tim SAR belum bisa memeriksa seluruh kompartemen kapal, sehingga pencarian masih berlangsung dengan prioritas keselamatan penyelam.

Pencarian akan terus dilakukan sambil menilai kondisi kapal dan memperketat protokol keselamatan, sehingga upaya evakuasi dilanjutkan secara selektif sesuai risiko yang teridentifikasi.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait