Ekonomi

IHSG Turun 3,09% Sepekan, Investor Asing Catat Net Sell Rp559,16 M

Bagikan:
Grafik IHSG turun dan aktivitas perdagangan Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia mencatat pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada periode 21-25 September 2026. IHSG turun 3,09 persen dan ditutup di level 6.241,89, seiring aliran keluar modal asing dan penurunan beberapa indikator perdagangan.

Ringkasan pergerakan pasar

Pekan ini IHSG bergerak melemah dibanding pekan sebelumnya yang berada di level 6.441,15. Kapitalisasi pasar tercatat turun menjadi Rp10.905 triliun, dari Rp11.266 triliun pada pekan sebelumnya.

Data perdagangan mingguan

Frekuensi dan nilai transaksi harian mengalami koreksi, sementara volume tercatat meningkat tipis. Rata-rata frekuensi turun, begitu pula rata-rata nilai transaksi. Namun rata-rata volume transaksi harian naik.

Indikator Pekan Ini (21-25 Sep 2026) Pekan Sebelumnya
IHSG (penutupan) 6.241,89 6.441,15
Perubahan IHSG -3,09% -
Kapitalisasi Pasar Rp10.905 triliun Rp11.266 triliun
Rata-rata Frekuensi Harian 1,82 juta kali 1,89 juta kali
Rata-rata Nilai Transaksi Harian Rp11,98 triliun Rp15,22 triliun
Rata-rata Volume Transaksi Harian 29,20 miliar lembar 28,61 miliar lembar
Net Sell Investor Asing (pekan) Rp559,16 miliar -
Net Sell Investor Asing (YTD 2026) Rp77,52 triliun -

Aliran dana asing

Pasar masih mencatat aliran keluar modal asing. Pada akhir pekan tercatat jual bersih asing sebesar Rp559,16 miliar. Akumulasi sepanjang tahun 2026 menunjukkan jual bersih asing mencapai Rp77,52 triliun.

Kegiatan BEI pekan ini

Selain laporan perdagangan, BEI menyelenggarakan beberapa kegiatan penting yang menyasar inklusivitas dan reformasi pasar.

  • Program pelatihan kerja bersama Indonesian Disability Institute (INDISI) bertajuk Pasar Modal untuk Sobat Disabilitas, yang mencakup pengenalan pasar modal, pelatihan 'Siap Kerja', dan lingkungan kerja inklusif.
  • International Capital Market Summit (ICMS) 2026 dengan tema "Restoring Global Investor Confidence through Capital Market Reform and International Best Practices". Forum ini mempertemukan regulator, perusahaan tercatat, anggota bursa, dan investor global untuk membahas reformasi tata kelola dan integritas pasar.

Dampak dan prospek

Penurunan IHSG pekan ini mencerminkan kombinasi sentimen jual asing dan pelemahan nilai transaksi. Di sisi lain, agenda seperti ICMS menandakan upaya berkelanjutan untuk memperkuat tata kelola dan memulihkan kepercayaan investor melalui reformasi dan harmonisasi regulasi.

Kondisi pasar ke depan akan bergantung pada kemampuan otoritas dan pelaku pasar untuk menahan tekanan jual asing serta mempercepat langkah-langkah perbaikan tata kelola pasar.

Farhan Azhar
Penulis
Farhan Azhar

Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.

Berita Terkait