Nasional

Tim SAR Perluas Pencarian Kapal Hilang di Selat Sunda

Bagikan:

Tim SAR Gabungan memperluas operasi pencarian kapal speed boat yang hilang kontak di perairan dekat Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, sejak Senin, 7 September 2026. Sampai hari ketiga, delapan orang masih dalam pencarian.

Perluasan area dan tujuan operasi

Pada hari ketiga, tim SAR memperluas area operasi menjadi enam sektor dengan total luas sekitar 2.483 nautical mile persegi. Perluasan ini dilakukan untuk mengoptimalkan upaya pencarian menyusul belum ditemukannya kapal dan awaknya.

Korban dan komposisi tim di kapal

Delapan orang yang masih dicari terdiri atas kapten kapal, anak buah kapal, seorang guide, serta lima jurnalis. Rinciannya adalah sebagai berikut:

  • 1 kapten kapal
  • Beberapa anak buah kapal (ABK)
  • 1 guide
  • 5 jurnalis

Unsur dan sarana yang dikerahkan

Operasi melibatkan berbagai unsur, antara lain Basarnas, TNI AL, Polairud, BPBD, potensi SAR, nelayan, dan masyarakat setempat. Beberapa kapal serta rigid inflatable boat (RIB) dikerahkan untuk mendukung penyisiran di wilayah perairan Selat Sunda.

Selain unsur di laut, dukungan logistik mencakup drone thermal, peralatan SAR air, peralatan medis, dan alat komunikasi untuk koordinasi antar unsur.

Kondisi cuaca dan tantangan lapangan

Faktor cuaca menjadi perhatian utama. Laporan cuaca menyebutkan kondisi cerah berawan tebal dengan angin bertiup dari selatan ke utara sekitar 15 knot. Tinggi gelombang dilaporkan mencapai 2,5 hingga 4 meter, sehingga memengaruhi kecepatan dan jangkauan pencarian.

Pernyataan resmi

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, menyatakan pihaknya menambah unsur dan memperluas area pencarian untuk menemukan delapan orang yang masih hilang. Dia menegaskan keselamatan personel tetap menjadi prioritas.

“Memasuki hari ketiga, kami memperluas area pencarian dan mengerahkan lebih banyak unsur serta sarana. Seluruh kekuatan yang tersedia kami optimalkan untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian,”

“Keselamatan personel tetap menjadi prioritas, namun upaya pencarian akan terus kami lakukan secara maksimal. Kami berharap seluruh korban segera ditemukan dan dapat kembali kepada keluarga,”

Status terakhir dan langkah selanjutnya

Hingga operasi pada hari ketiga, delapan orang masih berstatus dalam pencarian. Tim SAR Gabungan terus melakukan penyisiran dan memperluas upaya pencarian di wilayah perairan Selat Sunda sambil memantau kondisi cuaca dan keselamatan personel di lapangan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait