Nasional

Makna Mars RRI: Pengabdian dan Perjuangan Jelang HUT ke-81

Bagikan:
Logo RRI dan teks lirik Mars RRI sebagai simbol pengabdian lembaga

Radio Republik Indonesia (RRI) akan memperingati ulang tahun ke-81 pada 11 September 2026, bertepatan dengan Hari Radio Nasional. Mars RRI menjadi momen untuk menelaah kembali nilai pengabdian dan perjuangan yang tercermin dalam lirik lagu kebangsaan lembaga penyiaran itu.

Lirik sebagai cermin pengabdian

Mars RRI menggambarkan semangat insan RRI dalam menjalankan tugas penyiaran bagi masyarakat dan bangsa. Lagu itu bukan sekadar ritual kelembagaan, melainkan pengingat perjalanan dan komitmen sejak lahirnya RRI pada 11 September 1945.

Di bagian pembuka, semboyan Sekali di Udara, Tetap di Udara menegaskan tekad RRI untuk selalu hadir bersama publik. Pesan ini menunjukkan konsistensi lembaga dalam menghadirkan informasi meski lanskap media berubah cepat.

Sejarah dan kontinuitas layanan

Lirik berikutnya menyebutkan alasan historis keberlangsungan RRI. Kalimat Semenjak Empat Lima, Tak Pernah Berhenti menegaskan bahwa sejak 1945 RRI terus memberi layanan informasi, pendidikan, dan hiburan.

Dengan demikian, Mars RRI juga berfungsi sebagai catatan sejarah singkat tentang peran RRI dalam memperkuat semangat kebangsaan di berbagai periode perjalanan bangsa.

Nilai Pancasila dan pedoman kelembagaan

Bagian lirik yang menyebut Patuh dan Setia, Berjiwa Pancasila menggambarkan landasan nilai bagi insan RRI. Kalimat itu menegaskan pentingnya kesetiaan kepada bangsa sekaligus menjadikan Pancasila sebagai pegangan etis dalam tugas penyiaran.

Selanjutnya, frasa Tri Prasetya disebut sebagai panduan kerja yang menjaga identitas lembaga. Pesan Tri Prasetya, Landasan Kerjanya mengingatkan pegawai tentang tanggung jawab dan standar profesional yang harus dijaga.

Dari perjuangan ke konten berkualitas

Mars RRI juga menyinggung pengabdian kepada revolusi dan pertiwi. Roh perjuangan itu kini diwujudkan melalui penyajian konten yang informatif, mendidik, dan menghibur publik.

Dengan cara ini, nilai-nilai sejarah menjadi relevan bagi generasi baru pendengar yang mengonsumsi berita lewat berbagai platform digital.

Makna untuk masa depan

Menjelang HUT ke-81, Mars RRI kembali mengajak insan lembaga dan publik untuk merenungkan peran penyiaran dalam masyarakat. Lagu ini menjadi penanda kontinuitas misi RRI: memberi layanan publik dengan integritas dan jiwa kebangsaan.

Ke depan, arti Mars RRI diharapkan tetap hidup melalui inovasi konten dan komitmen pada nilai-nilai yang tercantum dalam liriknya.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait