Bambang Sutriyono Latih dan Bagikan Pupuk Organik di Bojonegoro
Bojonegoro — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Bambang Sutriyono, menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik dan membagikan pupuk gratis kepada puluhan petani di Desa Pejok, Kecamatan Kepohbaru, Selasa (21/7/2026). Kegiatan dilakukan untuk merespons keluhan kekurangan dan kenaikan harga pupuk kimia serta menjaga ketahanan pangan lokal.
Pelatihan dan distribusi pupuk organik
Bambang turun langsung menyapa petani dan memfasilitasi praktik pembuatan pupuk berbahan alami. Kegiatan diikuti kader partai tingkat kecamatan hingga desa serta puluhan petani setempat.
Ini panggilan hati saya ketika melihat petani kesulitan pupuk kimia. Harganya melonjak tinggi dan susah dicari. Kami siap merespons masyarakat yang membutuhkan solusi
Perbaikan kesuburan tanah
Selain menekan biaya produksi, penggunaan pupuk organik dinilai sebagai upaya memperbaiki kualitas lahan yang menurun akibat pemakaian bahan kimia jangka panjang. Bambang menekankan pentingnya kemandirian pupuk di tingkat desa agar petani tak bergantung sepenuhnya pada pupuk kimia.
Intinya bagaimana tanah yang produktif bisa subur kembali. Dengan pupuk organik berbasis bahan tumbuhan, petani di Kepohbaru tidak perlu lagi tergantung 100 persen pada pupuk kimia
Peran inovator lokal dan produk BUOSE
Pihak penyelenggara menggandeng pelopor pertanian organik setempat, Pilih Endro Tanoyo, yang mengembangkan produk pupuk organik BUOSE (Banyu Urip Organik Super Energi). Menurut Bambang, formula yang diajarkan mudah diaplikasikan menggunakan bahan baku yang tersedia di lingkungan petani.
Pak Pilih terus berbagi cara membuat produk organik yang mudah, murah, dan ramah lingkungan. Selain untuk tanaman, formulasi bahan organik ini bahkan memiliki manfaat untuk kesehatan
Hasil uji coba dan rencana pengembangan
Bambang menyebut efektivitas BUOSE sudah diuji pada beberapa lahan percontohan (demplot) di Bojonegoro dengan hasil yang memuaskan. Keberhasilan demplot menjadi landasan untuk memperluas pemakaian pupuk organik, termasuk rencana pengembangan pada budidaya peternakan.
Keberhasilan demplot ini menjadi bukti nyata adanya peningkatan hasil panen. Selama sisa umur saya, saya ingin mengabdi dan memberi manfaat untuk masyarakat. Ke depan, penggunaan pupuk organik ini juga akan kita kembangkan untuk budidaya peternakan
Kegiatan ini diharapkan mendorong praktik pertanian yang lebih berkelanjutan dan menambah alternatif solusi bagi petani menghadapi krisis pasokan serta kenaikan harga pupuk kimia.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Ketua DPRD Minta Pemkot Malang Perketat Pengawasan Perusahaan soal BPJS
Ketua DPRD Malang minta Pemkot perketat pengawasan perusahaan soal kepesertaan BPJS setelah ada peserta nona...
Khitan Gratis di Magetan, PDI Perjuangan Gelar Layanan Rutin
DPC PDI Perjuangan, komunitas, dan Muhammadiyah Ngariboyo menggelar khitan gratis rutin setiap Jumat untuk m...
Soekarno Run Banyuwangi: Pelari Tampil dengan Kostum Beragam
Soekarno Run Banyuwangi 20 Sept 2026 menampilkan pelari dengan kostum adat, tokoh pewayangan, dan kreasi mod...
Anak Usia Dini Ikut Soekarno Run BWX 2026, Peserta Termuda 4 Tahun
Anak-anak ikut Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi; peserta termuda 4 tahun dan kategori 1K jadi ruang penge...
Eri Cahyadi Tekankan Semangat Berdiri di Kaki Sendiri di Soekarno Run
Eri Cahyadi mengajak peserta Soekarno Run BWX 2026 menjadikan olahraga sebagai sarana membangun kemandirian,...
Romy Ajak Gen Z Kuasai Pengawasan Pemilu Jelang 2029
Romy Soekarno dorong Gen Z pahami pengawasan partisipatif jelang Pemilu 2029, waspadai hoaks, AI, dan politi...