Politik

Pelantikan PAC Gresik: Kreativitas Dipacu, Hadiah Juara Berupa Kambing

Bagikan:
Suasana pelantikan dan penampilan kreativitas PAC PDI Perjuangan Gresik

GRESIK – Dalam rangka rangkaian pelantikan Pengurus PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Gresik, Ketua DPC PDI Perjuangan Gresik, Fandi Akhmad Yani, menantang setiap PAC untuk menampilkan kreativitas terbaik mereka. Tantangan ini diwujudkan melalui penampilan yel-yel, nyanyian, puisi, hingga komedi oleh 18 PAC yang berlaga di hadapan tamu undangan dan dewan juri. Pemenang terbaik berhak membawa pulang hadiah kambing untuk juara 1, 2, dan 3.

Tantangan kreativitas untuk pengurus PAC

Kepengurusan PAC periode 2026–2031 diisi banyak anak muda yang dinilai membawa energi dan gagasan baru. Untuk menguji kebersamaan dan kemampuan kerja tim, ketua DPC memberikan tugas mendadak agar setiap PAC dapat menunjukkan kemampuan kolaborasi dan kreativitasnya.

Karena itu kami memberikan tantangan secara mendadak, agar setiap pengurus semakin kompak dan solid

Format penampilan dan penilaian

Setiap PAC tampil satu per satu dengan format bebas, meliputi yel-yel, lagu, pembacaan puisi, dan pertunjukan komedi. Penampilan dinilai oleh panel juri yang menilai kreativitas, kekompakan, dan daya tarik pertunjukan.

Pemenang dan penyerahan hadiah

Dari 18 penampilan yang berlangsung, dewan juri memilih tiga terbaik. Berikut hasil penilaian:

  • Juara 1: PAC Kebomas
  • Juara 2: PAC Gresik
  • Juara 3: PAC Menganti

Panitia juga menyiapkan hadiah hiburan untuk peserta yang dianggap menarik oleh juri. Penyerahan hadiah dilakukan oleh sejumlah tokoh partai. Hadiah juara 3 diserahkan langsung oleh Fandi Akhmad Yani, juara 2 oleh Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Susy Cecilia, dan juara 1 oleh Anggota DPR RI Nila Yani Hardiyanti.

Makna dan dampak acara

Acara ini bukan sekadar kompetisi seni, melainkan upaya membangun solidaritas antar-pengurus di tingkat kecamatan. Dengan melibatkan unsur kreativitas, pengurus muda diharapkan semakin terasah dalam komunikasi publik dan kerja tim menjelang masa bakti 2026–2031.

Ke depan, model kegiatan semacam ini dapat menjadi ruang pembinaan kader yang efektif, sekaligus memperkuat jaringan partai di tingkat akar rumput.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait