Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Perpanjang Sertifikasi ISO 22301:2019
PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IX Jakarta 2 mempertahankan sertifikasi internasional ISO 22301:2019 untuk Business Continuity Management System (BCMS) setelah menjalani audit komprehensif pada 17 Juli 2026. Sertifikat yang diterbitkan oleh British Standards Institution (BSI) memperpanjang masa berlaku hingga 8 September 2028. Penguatan ini bertujuan memastikan layanan penyaluran pinjaman berbasis gadai tetap berjalan walau terjadi gangguan operasional.
Sertifikasi dan cakupan layanan
Sertifikat BSI mencakup ruang lingkup sistem manajemen keberlangsungan usaha pada layanan penyaluran pinjaman, khususnya melalui proses gadai, di Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2. Cakupan ini menegaskan bahwa prosedur dan kontrol Pegadaian di wilayah tersebut memenuhi standar internasional untuk ketahanan operasional.
Hasil audit dan masa berlaku
Audit komprehensif yang selesai pada 17 Juli 2026 menjadi dasar perpanjangan sertifikasi. Dengan hasil audit itu, masa berlaku sertifikat diperpanjang hingga 8 September 2028. Sebelumnya Kanwil IX Jakarta 2 pertama kali memperoleh sertifikasi ISO 22301 pada 9 September 2022.
Kesiapsiagaan: BCP dan langkah mitigasi
ISO 22301:2019 mensyaratkan perusahaan memiliki sistem manajemen keberlangsungan usaha yang mencakup perencanaan, mitigasi risiko, dan prosedur pemulihan jika terjadi gangguan. Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 menyatakan telah menyiapkan dokumen dan mekanisme untuk menghadapi berbagai potensi risiko.
- Penyusunan Business Continuity Plan (BCP) yang terukur.
- Prosedur pemulihan bencana (disaster recovery) untuk infrastruktur fisik dan TIK.
- Langkah mitigasi terhadap risiko seperti bencana alam, gangguan teknologi informasi, dan krisis operasional lainnya.
Dampak pada tata kelola dan layanan
Penerapan dan keberlanjutan sertifikasi ini juga dianggap bagian dari upaya memperkuat Good Corporate Governance (GCG). Dengan penguatan ketahanan operasional, Pegadaian berharap meningkatkan kepercayaan masyarakat sebagai mitra keuangan yang andal dalam berbagai kondisi.
Keberhasilan mempertahankan sertifikasi ISO 22301:2019 ini merupakan bukti nyata komitmen seluruh jajaran Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 dalam menjamin keandalan dan keberlanjutan layanan kepada masyarakat. Khususnya, penyaluran pinjaman berbasis gadai. — Maryono, 17 Juli 2026
Di tengah meningkatnya dinamika risiko dan ketidakpastian global, Pegadaian menegaskan komitmen memperkuat ketahanan operasional agar masyarakat dapat mengakses layanan keuangan secara aman, cepat, dan tanpa hambatan. Perpanjangan sertifikasi hingga 2028 menandai kelanjutan pengawasan dan audit berkala untuk memastikan standar diterapkan konsisten.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...