PDIP Sampang Rangkul Minoritas dalam Struktur PAC, Target Tambah Kursi
SAMPANG — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur memberi apresiasi atas kebijakan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sampang yang memasukkan unsur minoritas ke dalam kepengurusan Pengurus Anak Cabang (PAC) baru. Pelantikan digelar Sabtu (16/5/2026) di Hotel Camplong, Sampang.
Apresiasi dan makna inklusivitas
Wakil Kepala Bidang Perekonomian DPD, Daniel Rohi, menyebut langkah Sampang sebagai terobosan yang menguatkan posisi partai sebagai rumah kebangsaan. Menurutnya, dari sejumlah pelantikan di Madura, baru Sampang yang terbuka menggandeng non-muslim dalam kepengurusan.
"Ini satu terobosan yang bagus. Kami berharap ini bisa diduplikasi oleh daerah lain bahwa membangun Partai harus melibatkan semua unsur dan golongan masyarakat agar Partai bisa menjadi besar," ujar Daniel.
Empat fokus yang ditekankan untuk kemenangan
Daniel juga meminta pengurus PAC baru menjaga empat hal utama untuk mencapai target kemenangan. Keempatnya adalah penguatan ideologi, tata kelola organisasi yang baik, program yang jelas, dan kepemimpinan kuat.
"Pengurus yang terbentuk jangan tidur. Harus kreatif membuat program sehingga kehadiran Partai di tengah masyarakat betul-betul nyata," tegas Daniel.
Ia menambahkan pentingnya pengelolaan regenerasi: pengurus baru diminta cepat beradaptasi, sementara pengurus lama harus terbuka pada wajah-wajah baru agar organisasi tetap solid.
Formasi baru dan target politik
Ketua DPC PDI Perjuangan Sampang, Iwan Efendi, menjelaskan pelantikan mencakup 14 kecamatan dan merupakan bentuk komitmen inklusif partai. Kepengurusan baru didominasi oleh 60 persen wajah baru, termasuk 30 persen unsur perempuan dan keterwakilan Gen-Z.
"Ini wujud komitmen kami, bahwa PDI Perjuangan adalah partai inklusif yang mengakomodir seluruh lini, termasuk rekan-rekan Tionghoa," kata Iwan.
Dengan komposisi baru, Iwan optimis meningkatkan perolehan kursi DPRD Sampang dari empat menjadi enam pada pemilu mendatang.
Respon kader minoritas
Trivena Doris Kartika (48), salah satu kader minoritas yang dilantik, menyambut hangat langkah itu. Ia memilih bergabung karena merasakan sikap demokratis partai yang tidak membedakan latar belakang agama ataupun ras.
"Saya kaum minoritas di Sampang dan saya bisa merasakan banget apresiasi PDI Perjuangan terhadap kami," ungkap Trivena.
Trivena mengingat momen ketika ketua DPD memberikan kue keranjang saat Imlek, yang menurutnya menunjukkan perhatian personal partai terhadap komunitasnya. Ia berharap dapat berkontribusi pada program pembangunan yang bermanfaat bagi seluruh warga Sampang.
Implikasi dan langkah ke depan
Pelantikan ini menandai langkah strategis DPC Sampang memperluas basis dukungan melalui inklusivitas dan pembaruan kader. Jika dijalankan konsisten, kombinasi regenerasi, program nyata, dan keterlibatan lintas kelompok berpotensi memperkuat posisi partai di level daerah.
Untuk informasi lebih lanjut, baca publikasi terkait di sini.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Ratusan Warga Gelar Tahlil untuk Guruh Soekarnoputra di Bangkalan
Ratusan kader dan warga Bangkalan menggelar doa bersama dan tahlil Jumat malam untuk mengenang tujuh hari wa...
PDI Perjuangan Salurkan Bantuan Sosial ke 2.000 Pekerja dan UMKM
PDI Perjuangan menyalurkan ribuan paket kepada 2.000 pekerja informal dan pelaku UMKM di Banyuwangi pada 19-...
Prabowo–Megawati Dijadwalkan Bertemu Lagi pada 17 Oktober 2026
Pertemuan lanjutan Prabowo dan Megawati direncanakan 17 Oktober 2026 setelah pertemuan singkat di kediaman M...
DPRD Minta Timsel Independen dalam Seleksi Direksi 5 BUMD Surabaya
DPRD Surabaya minta Timsel independen agar seleksi direksi lima BUMD bebas tekanan politik; pendaftaran dipe...
Raperda APBD 2027 Bondowoso: DPRD Pertanyakan Utang Rp45 Miliar
Wakil Ketua DPRD Bondowoso minta penjelasan rencana utang Rp45 miliar dalam Raperda APBD 2027, termasuk tuju...
PDI-P Minta Penjelasan Urgensi Audit Forensik BPKH
Wakil Ketua Komisi VIII minta Kemenag jelaskan dasar urgensi audit forensik BPKH agar pengawasan berbasis fa...