Politik

PDI Perjuangan Trenggalek Isi 30% Pengurus Baru dengan Kader Muda

Bagikan:
Pengurus PDI Perjuangan Trenggalek saat musyawarah ranting dan pengukuhan

TRENGGALEK — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek mengukuhkan kepengurusan ranting dan anak ranting pada Musyawarah Ranting dan Anak Ranting (Musran-Musanran) sehingga lebih dari 30 persen pengurus baru berasal dari kalangan muda. Acara berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Trenggalek, Minggu malam, 26 Juli 2026, dan ditetapkan 14 ketua ranting baru.

Hasil musyawarah dan komposisi pengurus

Musyawarah menetapkan enam ketua ranting dari wilayah kelurahan dan delapan dari desa. Sekretaris DPC, Doding Rahmadi, mengatakan keterlibatan kader muda memberi energi baru untuk penguatan organisasi hingga tingkat dusun.

Doding menyebut proses regenerasi terlihat nyata karena hampir sepertiga pengurus adalah pemuda yang aktif dalam struktur partai. Ia menilai komposisi itu penting untuk menghadapi agenda politik mendatang.

"Iya, ini luar biasa. Ternyata semangat para kader dari kalangan muda untuk membuat gebrakan sangat tinggi. Hampir 30 persen pengurusnya adalah kalangan muda,"

Proses musyawarah berjalan kuorum

Menurut Doding, Musran dan Musanran berjalan dengan kuorum karena dihadiri jajaran pengurus ranting, mulai ketua, sekretaris, hingga bendahara. Seluruh tahapan mengikuti aturan partai terkait persyaratan dan kuota.

"Kami memang mendorong PAC melalui ranting dan anak ranting agar terpenuhi soal kuota persyaratan, mulai keterwakilan perempuan hingga kalangan muda. Alhamdulillah semuanya terpenuhi,"

Ranting yang dikukuhkan

Ke-14 ranting yang resmi dikukuhkan meliputi:

  • Kelurahan Kelutan
  • Kelurahan Ngantru
  • Kelurahan Sumbergedong
  • Kelurahan Surodakan
  • Kelurahan Tamanan
  • Desa Dawuhan
  • Desa Karangsoko
  • Desa Ngares
  • Desa Parakan
  • Desa Rejowinangun
  • Desa Sambirejo
  • Desa Sukosari
  • Desa Sumberdadi

Dampak politik dan target ke depan

Doding optimistis dominasi kader muda akan meningkatkan soliditas dan kerja partai di tengah masyarakat. Ia memasang target minimal meraih dua kursi DPRD Kabupaten Trenggalek dari Dapil 1 pada pemilu legislatif mendatang.

Saat ini, Dapil 1 yang meliputi Kecamatan Trenggalek, Bendungan, dan Tugu baru dimiliki satu kursi DPRD yang ditempati Misni. Target DPC adalah menambah kursi tersebut menjadi minimal dua.

Dengan struktur ranting yang diperbarui dan keterlibatan kader muda, DPC PDI Perjuangan Trenggalek menyiapkan kerja politik intensif menuju pemilu legislatif berikutnya.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait