DPD LPM Apresiasi Penertiban Parkir oleh Kadishub Medan
Medan — Ketua DPD LPM Kota Medan, Muhammad Reza, memberikan apresiasi atas langkah penertiban parkir yang dijalankan Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Irsan Idris Nasution, sejak beberapa bulan terakhir. Reza menilai penataan ini dilakukan secara tegas dan cepat untuk menyelesaikan praktik parkir liar yang menggerogoti Pendapatan Daerah. Ia juga memuji responsivitas Tim Cakrawala yang rutin menindaklanjuti laporan masyarakat.
Alasan apresiasi dan perubahan nyata
Menurut Reza, persoalan parkir menjadi masalah lama yang jarang tuntas. Namun kini, menurutnya, ada keberanian dari pimpinan Dishub untuk bertindak. Kinerja yang ditunjukkan mencakup inspeksi mendadak, penataan area parkir, dan penindakan terhadap juru parkir ilegal.
"Masalah parkir ini adalah persoalan serius yang dari dulu tidak pernah tuntas. Baru kali ini kita melihat ada Kadishub yang berani, tegas, bergerak cepat, dan benar-benar mencoba menyelesaikan persoalan parkir di Kota Medan," ujar Reza.
Peran Tim Cakrawala dan akses pelaporan
Reza menyebutkan bahwa keberadaan Tim Cakrawala membuat penanganan parkir lebih responsif. Masyarakat kini dapat melaporkan praktik parkir liar lewat hotline resmi Dishub. Setelah laporan masuk, tim langsung turun untuk menindak pelanggaran.
"Lihat, baru kali ini masyarakat bisa langsung melapor melalui hotline resmi dan Tim Cakrawala Dishub langsung turun melakukan penindakan," kata Reza. "Cara ini sangat efisien dan kita yakin bisa menyelamatkan serta meningkatkan PAD."
Tanggapan terhadap tudingan kebocoran PAD
Reza menyesalkan adanya pihak yang melaporkan Kadishub terkait tudingan kebocoran PAD dan pembiaran pungutan liar. Ia menilai tudingan itu tidak sesuai fakta lapangan, karena tim penertiban justru aktif mencegah praktik ilegal setiap hari.
Menurutnya, pelaporan yang prematur bisa menghambat upaya perbaikan tata kelola parkir yang tengah berlangsung. Irsan baru beberapa bulan menjabat, namun sudah menunjukkan langkah konkret yang patut didukung.
Implikasi dan harapan ke depan
Reza meminta semua pihak memberi ruang bagi Dinas Perhubungan untuk melanjutkan penertiban. Ia berharap penindakan berkelanjutan mampu menutup kebocoran pemasukan daerah dan menciptakan tata kelola parkir yang lebih transparan. Dukungan publik dan pengawasan masyarakat dinilai penting untuk mempertahankan hasil yang telah dicapai.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemko Banda Aceh Copot Sementara Kepala Inspektorat FD
Pemko Banda Aceh memberhentikan sementara Kepala Inspektorat FD setelah ditetapkan tersangka dugaan pelangga...
Aceh Tenggara Salurkan DTH untuk 344 KK Korban Banjir 2025
Pemkab Aceh Tenggara menyalurkan Dana Tunggu Hunian kepada 344 KK korban banjir hidrometeorologi 2025 secara...
DPRD Sumut: Pertanian Harus Jadi Fokus Pembangunan
Anggota DPRD Sumut minta pertanian jadi prioritas, tekan pemerataan alsintan, irigasi, dan evaluasi penyuluh...
Sekda BEM Nusantara Sumut: Verifikasi Informasi Sebelum Tuduhan
Sekda BEM Nusantara Sumut minta organisasi mahasiswa verifikasi informasi sebelum menyebar tuduhan terkait S...
Kepala Desa Nagasaribu II Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi APBDes
Kejari Humbahas menetapkan Kepala Desa Nagasaribu II (LN) tersangka korupsi APBDes 2024–2025 dengan kerugian...
Aceh Besar Gelar Pelatihan Komputer untuk Kawasan Transmigrasi
Disnakertrans Aceh Besar menggelar pelatihan komputer kompetensi hingga 25 Agustus 2026 untuk 32 peserta di...