PDIP Ingatkan Pemprov Jatim Jangan Kejar Serapan P-APBD 2026
SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar berhati-hati dalam pelaksanaan Perubahan APBD (P-APBD) 2026 yang disahkan pada 3 September 2026. Fraksi menekankan tambahan anggaran sekitar Rp1,235 triliun untuk sembilan OPD harus berubah menjadi program nyata dan bukan berujung menjadi SiLPA, apalagi waktu efektif pelaksanaan tersisa sekitar empat bulan.
Kesiapan pelaksanaan dan fokus kualitas
Juru Bicara Fraksi PDIP DPRD Jatim, Dewanti Rumpoko, menegaskan Pemprov Jatim harus realistis memastikan kesiapan teknis program, proses pengadaan, dan pelaksanaan di lapangan. Jika tidak, tambahan pagu anggaran berisiko tidak tereksekusi secara optimal.
Fraksi menilai ukuran keberhasilan P-APBD bukan sekadar persentase serapan, tetapi pekerjaan yang selesai dengan kualitas dan manfaat untuk masyarakat.
Sorotan pada pekerjaan infrastruktur
Beberapa OPD sektor infrastruktur mendapat sorotan tajam. Pada Dinas PU Sumber Daya Air realisasi anggaran baru mencapai 42,88% dari 44 paket pekerjaan, dimana hanya 8 paket selesai dan 36 paket atau sekitar 81,82% belum selesai.
PU Bina Marga mendapat tambahan anggaran sekitar Rp922,54 miliar namun realisasi baru 56,82%. Dengan waktu empat bulan tersisa, rata-rata realisasi yang dibutuhkan mencapai sekitar Rp230,6 miliar per bulan. Dewanti mengingatkan bahwa serapan tinggi tidak boleh menggantikan tahapan proyek yang jelas.
| Aspek | Angka |
|---|---|
| Tambahan anggaran P-APBD | Rp1,235 triliun |
| Realisasi PU SDA | 42,88% |
| Paket SDA selesai | 8 dari 44 |
| Realisasi Bina Marga | 56,82% |
| Kawasan kumuh | 6.497,76 hektare |
Permintaan transparansi dan detail paket
Fraksi PDIP meminta Pemprov membuka status setiap paket pekerjaan secara rinci. Informasi yang diminta meliputi:
- paket yang sudah kontrak
- paket dalam proses tender
- paket pada tahap perencanaan
- progres fisik dan target penyelesaian
Dewanti menekankan setiap proyek harus melewati tahapan perencanaan, penyusunan DED, proses pengadaan, kontrak, pelaksanaan fisik hingga pemeriksaan pekerjaan.
Kesenjangan wilayah dan prioritas Madura
Fraksi PDIP juga menyoroti ketimpangan alokasi. Alokasi untuk wilayah Madura tercatat hanya sekitar 4,5% dari paket fisik PU SDA dan sekitar 5% dari alokasi Bina Marga, padahal kebutuhan dasar di empat kabupaten Madura masih besar.
Dewanti mendorong agar tambahan anggaran dipakai untuk mengurangi kesenjangan antarwilayah dan prioritas ditentukan berdasarkan tingkat kerusakan, kepentingan ekonomi, serta dampak terhadap masyarakat.
Kawasan kumuh, lingkungan, dan transportasi
Fraksi juga menyatakan persoalan kawasan kumuh seluas sekitar 6.497,76 hektare perlu penanganan terpadu. Program Rutilahu harus diintegrasikan dengan sanitasi, air minum, dan drainase serta basis data penerima bantuan diperbaiki.
Rutilahu tidak cukup hanya memperbaiki rumah secara fisik, tetapi juga harus memperbaiki kualitas lingkungan permukiman.
Selain itu, Fraksi mendorong penyusunan road map energi terbarukan, perluasan pemanfaatan PLTS Atap, pengelolaan sampah lebih baik, dan prioritas penanganan sekitar 200 palang pintu perlintasan kereta api berdasarkan volume dan riwayat kecelakaan.
Dewanti menegaskan tambahan anggaran P-APBD 2026 tidak boleh menjadi beban baru karena dipaksakan dalam waktu singkat; keberhasilan harus diukur dari manfaat nyata dan kualitas penyelesaian pekerjaan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PDI Perjuangan Magetan Lantik 1.645 Pengurus Ranting
DPC PDI Perjuangan Magetan melantik 1.645 pengurus ranting di 235 desa/kelurahan dan menargetkan rampung Nov...
Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Usulkan Pendidikan Gratis
Bupati Malang menargetkan Zero ATS 2027 dengan menggratiskan Kejar Paket A–C dan mengusulkan kenaikan insent...
PDI Perjuangan: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim minta Raperda Transportasi Terintegrasi fokus pada aksesibilitas, layanan,...
Baznas Surabaya Diminta Prioritaskan Warga Desil 1, Eri Tekankan Data
Wali Kota Eri minta Baznas Surabaya prioritaskan desil 1 dalam penyaluran ZIS berdasarkan data dan tanpa int...
Bantuan Air Arjuno: PDI Perjuangan Jatim Siapkan 20 Tangki
PDI Perjuangan Jatim siapkan 20 tangki dan 200 relawan untuk atasi krisis air pasca kebakaran Gunung Arjuno-...
Senam Tempo Disko di Banyuwangi: Sonny Jadi DJ, Ada Paket Sembako Murah
Warga Kaliboyo menggelar Senam Tempo Disko dan pasar sembako murah, 18 Okt 2026; Sonny T. Danaparamita hadir...