Nasional

Ratusan Personel Padamkan Karhutla di Taman Nasional Way Kambas

Bagikan:
Personel gabungan melakukan pemadaman karhutla di Taman Nasional Way Kambas

Sekitar 200 personel gabungan

Kronologi pemadaman

Pemadaman dimulai pada Sabtu sore dan menghadapi medan berat serta angin yang cukup kencang. Tim gabungan bekerja intensif untuk menjangkau sumber api dan mencegah penyebaran lebih luas.

Setelah sekitar tiga setengah jam, kawalan terhadap api berhasil dilakukan. Meski demikian, proses belum selesai karena material kering dan semak di lokasi dapat menyimpan bara.

Tindakan pasca-pemadaman

Personel tidak langsung meninggalkan kawasan setelah titik api padam. Mereka melakukan pembasahan area terdampak, penyisiran, dan pengawasan ketat untuk mencegah timbulnya titik api baru.

  • Pembasahan untuk mereduksi bara tersimpan.
  • Penyisiran area yang sebelumnya terbakar.
  • Patroli berkala di sekitar kawasan taman nasional.

"Alhamdulillah, kebakaran di kawasan Way Kambas sudah berhasil dikendalikan dan titik api telah dipadamkan. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh personel dan unsur yang bersinergi di lapangan,"

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, menegaskan bahwa respons cepat menjadi faktor penting dalam keberhasilan penanganan. Menurutnya, kecepatan dan koordinasi antarpihak mencegah meluasnya area terdampak.

Koordinasi dan penguatan pengamanan

Fokus penanganan kini bergeser ke pengamanan pasca-pemadaman. Personel gabungan terus melakukan pemantauan untuk memastikan tidak muncul titik api baru dan kondisi benar-benar aman.

"Fokus kami sekarang adalah memastikan kondisi benar-benar aman setelah pemadaman dilakukan. Personel tetap melakukan pembasahan, penyisiran, dan pemantauan untuk mencegah munculnya kembali titik api,"

Helfi menambahkan bahwa penanganan karhutla memerlukan respon cepat karena angin dan vegetasi kering dapat mempercepat penyebaran api. Oleh karena itu, sinergi antarpihak tetap menjadi prioritas.

Hingga Minggu, personel gabungan masih bersiaga di kawasan Taman Nasional Way Kambas. Pembasahan, penyisiran, patroli, dan pemantauan dilanjutkan untuk menjaga stabilitas kondisi di lapangan dan mencegah kebakaran ulang.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait