Nasional

Prabowo Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan dengan 5 Kebijakan

Bagikan:
Presiden meninjau lahan gambut dan upaya pemadaman karhutla dengan helikopter dan tim di Kalimantan

Presiden Prabowo Subianto memimpin koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan pada Sabtu, 22 Agustus 2026, dan memutuskan lima kebijakan percepatan penanganan di lapangan.

Ringkasan langkah cepat

Pemerintah pusat bersama instansi terkait menyepakati langkah untuk memperkuat operasi darat dan udara, meningkatkan modifikasi cuaca, serta fokus pada penanganan lahan gambut. Keputusan ini diambil untuk mempercepat pemadaman titik api dan meredam asap yang berdampak pada kesehatan dan aktivitas masyarakat.

Lima kebijakan prioritas

  1. Menambah kekuatan personel: pengerahan tiga batalyon TNI, total sekitar 1.500 prajurit dari luar Kalimantan, yang dikirim mulai Sabtu hingga Minggu pagi, 23 Agustus 2026.
  2. Penguatan operasi darat: penambahan tim pemadaman manual untuk menjangkau titik api yang sulit diakses.
  3. Penguatan pemadaman udara: penambahan enam unit helikopter besar yang memiliki kapasitas water bombing untuk menjangkau area luas.
  4. Peningkatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC): pemanfaatan potensi awan hujan, terutama yang terdeteksi di Kalimantan Barat, untuk membantu percepatan pemadaman.
  5. Penanganan lahan gambut: penambahan alat pompanisasi dan bor air untuk membasahi lapisan gambut dan meredam titik panas yang terletak di bawah permukaan.

Detail operasi dan penempatan

Personel TNI yang dikirim akan bergabung dengan tim yang telah berada di lapangan. Penguatan darat difokuskan pada titik api di lokasi terpencil dan daerah gambut yang memerlukan penanganan khusus.

Pemanfaatan helikopter dan tindakan OMC diprioritaskan pada daerah dengan konsentrasi hotspot tinggi agar segera terjadi penurunan intensitas api dan penyebaran asap berkurang.

Imbauan untuk pemerintah daerah

Presiden juga menekankan pentingnya langkah pencegahan dari pemerintah daerah. Pemda diminta menegakkan aturan dan memperkuat upaya pencegahan agar kebakaran tidak berulang.

Peninjauan lapangan

Setelah rapat koordinasi, Presiden melakukan peninjauan langsung ke Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya untuk melihat kondisi lahan gambut yang masih dalam proses pemadaman. Peninjauan ini dimaksudkan untuk memastikan langkah penanganan lapangan berjalan sesuai kebijakan yang ditetapkan.

Dengan kombinasi pengerahan personel, dukungan udara, OMC, dan fokus pada lahan gambut, pemerintah berharap proses pemadaman berlangsung lebih cepat dan risiko kebakaran berulang dapat diminimalkan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait