Nasional

TNI Kerahkan 14.167 Prajurit Bantu Tangani Karhutla

Bagikan:
Prajurit TNI memadamkan kebakaran lahan di Kalimantan

TNI mengerahkan 14.167 prajurit untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah daerah, khususnya di Kalimantan dan Sumatra. Langkah ini diumumkan dalam keterangan tertulis pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Skala penugasan dan peran

Pusat Penerangan TNI menyatakan ribuan personel itu didukung sarana dan peralatan pemadaman. TNI bertugas memadamkan api, melakukan patroli, mencegah kebakaran, dan menangani dampak karhutla.

"Sebanyak 14.167 personel TNI tercatat terlibat dalam penanganan karhutla yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia, dengan dukungan berbagai sarana dan peralatan pemadaman,"

Personel TNI bekerja bersama pemerintah daerah, Polri, pemadam kebakaran, BPBD, Manggala Agni, serta masyarakat setempat untuk mempercepat respons di lapangan.

Dukungan udara untuk Operasi Modifikasi Cuaca

Selain pasukan darat, TNI mendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyiagakan tiga pesawat Cassa-212 TNI AU. Pesawat dan personel disebar sesuai kebutuhan wilayah.

  • Satu pesawat Cassa-212 A-2105 dengan 11 personel ditempatkan di Lanud Dhomber, Balikpapan, untuk mendukung OMC di wilayah Ibu Kota Nusantara.
  • Dua pesawat lain, Cassa-212 A-2117 dan A-2103, disiapkan untuk Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan, masing-masing membawa 10 personel.

Instruksi kementerian dan daerah prioritas

Kementerian Lingkungan Hidup mengeluarkan instruksi mendesak kepada enam gubernur di Sumatra dan Kalimantan. Tujuannya memperketat pengendalian karhutla sekaligus merespons penurunan kualitas udara.

Enam provinsi prioritas adalah Riau, Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Jambi, dan Kalimantan Selatan. Pemerintah daerah diminta melakukan pencegahan masif dan memperkuat patroli gabungan.

Instruksi mencakup pemantauan Tinggi Muka Air Tanah gambut, pembasahan lahan rawan, pemantauan sekat kanal, serta pengaktifan posko pengendalian karhutla.

Data titik panas

BNPB mencatat sebaran titik panas tertinggi di Kalimantan pada periode yang sama. Berikut rincian titik panas menurut provinsi:

Provinsi Titik Panas
Kalimantan Tengah 767
Kalimantan Barat 560
Kalimantan Selatan 74
Kalimantan Timur 74
Kalimantan Utara 3

Kondisi kesiapsiagaan dan sinergi

"TNI bersama pemerintah daerah, Polri, pemadam kebakaran, BPBD, Manggala Agni, instansi terkait lainnya, dan masyarakat. Terus bersinergi dalam upaya pemadaman, patroli, pencegahan serta penanganan dampak karhutla,"

Dengan kesiapsiagaan satuan TNI dan dukungan operasi udara, upaya penanganan diarahkan untuk menekan penyebaran api dan mengurangi dampak pada kualitas udara.

Ke depan, penguatan patroli gabungan dan pemantauan kondisi lahan gambut menjadi kunci untuk mencegah kebakaran berulang serta menjaga kesehatan publik di wilayah terdampak.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait