Hari ke-9 Pasca Gempa: Basarnas Percepat Distribusi Bantuan Lewat Udara
Basarnas memperkuat distribusi logistik melalui udara pada hari kesembilan operasi pascagempa bermagnitudo 7,7 di Flores. Upaya difokuskan untuk menjangkau wilayah terpencil di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, dengan menggunakan helikopter.
Aksi distribusi lewat helikopter
Untuk mempercepat penyaluran bantuan, Basarnas menurunkan Helikopter Dauphin AS 365 N3+ HR-3604. Helikopter tersebut mengangkut paket bantuan dari TNI Angkatan Udara dan diberangkatkan dari Bandara Komodo, Labuan Bajo.
Penggunaan moda udara dipilih karena banyak desa yang akses daratnya terhambat akibat dampak gempa. Langkah ini memperpendek waktu pengiriman dan memastikan kebutuhan dasar cepat tiba di lokasi.
Rute dan sasaran distribusi
Menurut rencana operasi, paket bantuan diarahkan ke Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Manggarai Timur. Bantuan diserahkan langsung ke tim gabungan di lapangan untuk selanjutnya didistribusikan ke warga terdampak.
Keterangan resmi Basarnas
Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menjelaskan mekanisme penyerahan bantuan. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan tertulis pada Minggu, 23 Agustus 2026.
“Bantuan diterima langsung oleh Tim Basarnas bersama Potensi SAR. Sebelumnya nantinya disalurkan kepada saudara-saudara kita yang terdampak gempa,” ujar Yudhi.
Mobilitas personel dan dukungan operasional
Selain logistik, helikopter juga digunakan untuk memobilisasi personel operasi SAR. Pengiriman personel melalui udara mempercepat koordinasi dan respons di titik-titik yang sulit dijangkau.
Basarnas bersama potensi SAR terus memastikan proses distribusi dan dukungan operasional berjalan optimal. Hal ini penting agar kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan dan obat cepat terpenuhi.
Sumber bantuan dan koordinasi
Selain paket dari TNI AU, Basarnas sebelumnya telah menyalurkan bantuan dari Kepresidenan serta donasi dari Asosiasi Kapal Phinisi Labuan Bajo Graha Wisri. Bantuan kolektif ini memperkuat upaya tanggap darurat di lapangan.
Koordinasi antarinstansi dan potensi SAR diharapkan terus ditingkatkan untuk memperluas jangkauan bantuan, terutama ke pemukiman yang akses jalannya masih terhambat.
Upaya distribusi melalui udara menjadi bagian krusial dari penanganan pascagempa, dengan tujuan utama memastikan bantuan segera sampai ke keluarga terdampak di daerah terpencil.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
PPPA Kirim Tim Trauma Healing dan Bantuan Logistik ke Anak Terdampak Gempa NTT
Kementerian PPPA kerahkan tim trauma healing dan kirim bantuan logistik fokus perempuan & anak ke NTT pasca-...
Gempa NTT Rusak 12 Gudang Bulog, Fokus Perbaikan di Ruteng
Gempa NTT merusak 12 gudang Bulog, terutama dinding dan pintu; perbaikan fokus di Ruteng dan distribusi stok...
Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di Sembilan Polda
Polri menetapkan 72 tersangka karhutla dari 89 laporan (Jan–21 Agustus 2026) dengan luas terbakar 1.006,67 h...
Hotspot Kalsel Naik Jadi 44, Helikopter Water Bombing dari Riau Dikerahkan
Hotspot di Kalimantan Selatan naik jadi 44 titik pada 23 Agustus; satu helikopter water bombing dari Riau di...
Indonesia Koordinasi dengan Negara Tetangga Atasi Karhutla Kalimantan
Pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan negara tetangga dan menambah 1.500 TNI serta enam helikopter untuk...
DPR: Tangani Karhutla Kalsel Secara Cepat dan Terpadu
DPR minta penanganan karhutla Kalsel cepat dan terpadu untuk cegah risiko kesehatan, dengan tambahan persone...