Media Dilibatkan untuk Optimalisasi Program JKN di Medan
Medan — BPJS Kesehatan Cabang Medan menggelar Media Workshop bertajuk Peran Media dalam Optimalisasi Program JKN pada Senin (28/9). Kegiatan bertujuan memperluas pemahaman publik tentang hak dan kewajiban peserta JKN, serta memperbarui informasi layanan kesehatan bagi wartawan.
Tujuan workshop dan peran media
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Medan, Yasmine Ramadhana Harahap, menegaskan kolaborasi dengan media penting untuk menyebarkan informasi yang akurat. Workshop ini rutin digelar untuk meng-update perkembangan program dan menjangkau masyarakat lebih luas.
"Memang kita mengharapkan peran media untuk bisa memberitakan tentang program JKN dalam rangka optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional. Kegiatan ini rutin kita laksanakan untuk meng-update informasi terbaru terkait program JKN," ujar Yasmine.
Standar pelayanan informasi publik
Selain pembaruan materi JKN, BPJS menghadirkan Ketua Divisi Advokasi, Sosialisasi dan Advokasi Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara, Dedy Ardiansyah. Ia menjelaskan standar pelayanan informasi publik dan batasan informasi yang boleh dipublikasikan.
Materi ini penting bagi wartawan untuk memahami cara memperoleh data dari badan publik tanpa melanggar aturan kebijakan informasi.
Kondisi layanan kesehatan: pemantauan kasus dan IGD
Yasmine menyampaikan adanya kenaikan pemanfaatan layanan kesehatan dalam tiga pekan terakhir. Dampak terlihat dari kepadatan di beberapa instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit di Kota Medan dan sekitarnya.
BPJS menerima surat dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara tertanggal 22 September yang berisi status kesiapsiagaan. Surat itu menyatakan peningkatan kasus di Medan dan Deli Serdang, namun belum menyatakan kondisi sebagai kejadian luar biasa (KLB).
BPJS juga melakukan pemantauan ke rumah sakit. Yasmine mengungkap kondisi IGD di beberapa rumah sakit memang terlihat padat, termasuk Rumah Sakit Haji Medan pada akhir pekan sebelumnya.
Dampak dan harapan ke depan
BPJS menilai peningkatan kasus influenza menjadi salah satu kontributor kerapnya kunjungan ke IGD. Meski demikian, pihak kesehatan belum menyatakan wabah.
Harapannya, media dapat terus mengedukasi masyarakat dengan informasi yang benar tentang layanan JKN. Workshop ini juga dimaksudkan untuk memperkuat sinergi antara BPJS dan wartawan dalam memberikan layanan informasi publik yang transparan dan bertanggung jawab.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kapolres Simalungun Tegaskan Disiplin dan Kesiapsiagaan Personel
Kapolres Simalungun pimpin apel pagi 28 Sept, menekankan disiplin, pengawasan, kesiapsiagaan bencana, dan re...
Sosialisasi P4GN: Remaja Sehat di SMA Eria Medan
Kesbangpol Medan menggelar sosialisasi P4GN di SMA Eria Medan pada 28/9, melibatkan BNN dan Polrestabes untu...
Pematokan Pondasi Monumen Toga Gultom Dimulai di Samosir
Pematokan pondasi Monumen Toga Gultom dimulai di Desa Huta Hotang, Samosir; proyek didukung Pemkab dan ditar...
BKMT Aceh Besar Ikuti Milad ke-45 BKMT di Jakarta
BKMT Aceh Besar hadir di Milad ke-45 BKMT di Jakarta; pelantikan pengurus 2026–2031 dan parade kontingen dig...
Gampong Leu Ue Aceh Besar: Profil Penduduk, Aktivitas, dan Tantangan Dana Desa
Gampong Leu Ue, 3 km selatan Banda Aceh, dihuni 2.153 jiwa; program desa berjalan terbatas karena pemotongan...
Banjir Basement Pasar Petisah, Polisi Periksa SPBU dan Tangkap Tersangka
Basement Pasar Petisah Medan tergenang air merah (27/9); polisi periksa mesin SPBU di Palas dan Polres Sibol...