Camat Minta Geuchik Optimalkan Aparatur Gampong di Lapang
LHOSUKON — Camat Lapang, Muzakir SE, mengimbau para geuchik di Kecamatan Lapang untuk mengoptimalkan peran aparatur gampong agar tata kelola pemerintahan desa lebih efektif dan transparan. Arahan itu disampaikan saat pelantikan Geuchik Gampong Lueng Baro, M Ali, pada Senin (22/6) di aula kantor camat setempat.
Arahan camat: fungsi penuh aparatur gampong
Camat Muzakir menekankan bahwa semua perangkat gampong harus dilibatkan aktif dalam menjalankan tugas pemerintahan desa. Keterlibatan tersebut, menurutnya, penting untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan memperkuat akuntabilitas.
"Tata kelola pemerintahan harus melibatkan dan memfungsikan seluruh aparatur gampong,"
Ia juga meminta geuchik yang baru dilantik untuk segera membangun koordinasi internal sehingga program desa dapat berjalan lancar.
Transparansi dana desa dan musyawarah gampong
Muzakir menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana desa. Setiap kebijakan dan program desa, kata dia, perlu dibahas bersama melalui musyawarah mufakat dengan Tuha Peut gampong.
Pendekatan musyawarah diharapkan menjaga keterbukaan informasi dan mengurangi potensi konflik atas penggunaan anggaran desa.
Pelantikan M Ali dan daftar hadir
M Ali resmi dilantik sebagai Geuchik Gampong Lueng Baro untuk masa jabatan 2026–2032. Pelantikan dihadiri unsur Muspika dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.
- Danramil Lapang Muhammad Kelana
- Kapolsek Lapang Ipda Azhari SSPi
- Kepala KUA Lapang Zulkarnaini SAg
- Mukim Tgk Di Banda
- Ketua Forum Geuchik Kecamatan Lapang, Rasyidin
Harapan forum geuchik dan tantangan ke depan
Ketua Forum Geuchik Kecamatan Lapang, Rasyidin, menyatakan bahwa selama ini sebagian besar pemerintahan gampong telah memfungsikan aparatur desa dengan baik sehingga roda pemerintahan berjalan relatif lancar. Meski demikian, sinergi antar unsur pemerintahan dan masyarakat tetap wajib dijaga.
Muzakir juga mengingatkan geuchik untuk responsif terhadap persoalan masyarakat, termasuk kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Respons cepat dinilai kunci dalam melindungi warga dan meminimalkan dampak saat situasi darurat.
Pelantikan M Ali diharapkan menjadi momentum penguatan tata kelola di Gampong Lueng Baro. Ke depan, penerapan prinsip keterbukaan, musyawarah, dan fungsi optimal aparatur gampong akan menentukan kualitas pelayanan publik dan akuntabilitas pemerintahan desa.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Binjai Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan
Pemko Binjai tambah kendaraan, pasang CCTV TMA dan 14 sirene untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim...
PT Medan Perkuat Hukuman 8,5 Tahun untuk Yuyun Kristina
PT Medan menguatkan hukuman 8 tahun 6 bulan untuk Yuyun Kristina atas pembunuhan suami; masa tahanan dikuran...
Sarune Children Choir Raih Juara II di SICC 2026
Sarune Children Choir meraih Juara II Children Choir dan special award di SICC Samosir (24-27 Sep 2026), plu...
Kontingen Sumut Memukau di Got Talent PPSN VI Malang
Kontingen Sumatera Utara menampilkan Tari Tortor dan tari Pakpak di panggung Got Talent PPSN VI Malang, memp...
Sergai FC Menang Adu Penalti 5-4 atas Pemdes Sukasari
Sergai FC menang 5-4 lewat adu penalti atas Pemdes Sukasari FC pada laga eksebisi di Desa Sukasari, Minggu (...
Ribuan Ramaikan Tapanuli Utara Fun Run 2026, Bupati Ikut 7K
Ribuan peserta memeriahkan Tapanuli Utara Fun Run 2026 di Tarutung; Bupati Jonius ikut kategori 7K untuk men...