Lokal

Ombudsman Awasi Layanan Haji di Asrama dan Bandara SIM

Bagikan:
Kepala Ombudsman Aceh Dian Rubianty berbincang dengan jamaah haji di asrama haji

Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh melakukan pengawasan layanan haji di Asrama Haji Embarkasi Aceh dan Bandara Udara Internasional Sultan Iskandar Muda (Bandara SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu (13/5/2026). Kunjungan dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan, Dian Rubianty. Tujuannya memastikan standar layanan terpenuhi dan mencegah maladministrasi.

Pengawasan di Asrama Haji

Di asrama, tim Ombudsman memantau proses pemberangkatan jemaah haji menggunakan bus menuju Bandara SIM. Pengawasan menilai kesiapan sarana dan prasarana pendukung selama jemaah berada di asrama.

Fokus penilaian meliputi layanan kesehatan, kenyamanan fasilitas, kesiapan petugas pendamping, dan aksesibilitas bagi lanjut usia serta jemaah berkebutuhan khusus.

Temuan awal dan rekomendasi

Secara umum, jemaah menyatakan puas dengan layanan dan respons petugas selama di asrama. Namun Ombudsman mencatat belum adanya unit khusus untuk pengelolaan pengaduan di asrama.

"Keluhan jemaah sudah mendapat respon. Tapi belum ada petugas khusus pengelola pengaduan di Asrama Haji,"

— Dian Rubianty, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh

Ombudsman mendorong pembentukan unit pengelola pengaduan yang formal. Menurut Dian, pengelolaan pengaduan yang sesuai ketentuan tidak hanya menyelesaikan keluhan, tetapi juga menyediakan data untuk monitoring dan evaluasi layanan ke depan.

Pemantauan alur di Bandara SIM

Pengawasan dilanjutkan di Bandara SIM, di mana Ombudsman meninjau alur pelayanan mulai dari penurunan jemaah dari bus hingga naik ke pesawat. Di lokasi, mereka disambut oleh General Manager Bandara.

"Kita awasi sampai jemaah masuk dalam pesawat,"

— Dian Rubianty

Dian menyampaikan kepuasan atas kondisi operasional yang memudahkan jemaah. Alhamdulillah, tahun ini jemaah tidak harus naik tangga, sehingga proses boarding lebih aman dan nyaman.

Prioritas pengawasan

Beberapa aspek yang menjadi prioritas pengawasan Ombudsman:

  • Kesiapan layanan kesehatan dan fasilitas medis
  • Pengelolaan pengaduan masyarakat
  • Kesiapan petugas dan tim pendamping
  • Kenyamanan dan aksesibilitas fasilitas bagi lansia dan penyandang disabilitas

Pengawasan ini bertujuan memberikan rekomendasi konkret untuk meningkatkan kualitas layanan haji di Aceh. Ombudsman menekankan bahwa pemenuhan standar layanan dan pengelolaan pengaduan yang baik akan menjadi dasar perbaikan layanan pada musim haji berikutnya.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait