Olahraga

Pordasi Lindungi Joki Cilik Sumba Lewat Kampanye Aman Berprestasi

Bagikan:
Penyerahan body protector untuk joki cilik pacu kuda di Sumba

Konfederasi Nasional Pordasi meluncurkan kampanye Aman Berprestasi untuk melindungi joki cilik di Pulau Sumba menjelang PON XXII/2028 NTT-NTB. Kampanye yang dikomunikasikan pada kunjungan organisasi itu pada Rabu, 29 Juli 2026, menekankan standar keselamatan dalam pembinaan pacu kuda.

Penyerahan perlengkapan keselamatan

Sebagai bentuk nyata program, Pordasi menyerahkan 90 body protector kepada pemerintah daerah di empat kabupaten Sumba. Penyerahan dilakukan langsung kepada pemerintah daerah Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Tengah, dan Sumba Timur.

  • Sumba Barat Daya
  • Sumba Barat
  • Sumba Tengah
  • Sumba Timur

Dari total itu, 45 set sudah diterapkan untuk joki cilik yang berlaga pada Kejuaraan Pacu Kuda Piala Bupati Sumba 2026. Sisanya disalurkan untuk program pembinaan jangka panjang di daerah-daerah tersebut.

Implementasi di arena dan kebijakan lokal

Ketua Presidium Konfederasi Nasional Pordasi, Triwatty Marciano, menyampaikan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama. Tim Pordasi memantau sejumlah arena pacu selama kunjungan untuk memastikan protokol keselamatan diterapkan baik saat latihan maupun kompetisi tradisional.

“Melalui kampanye Aman Berprestasi, kami memastikan anak-anak tetap mengembangkan bakat dengan perlindungan memadai,”

Selain penyerahan alat, Pordasi mendorong pemerintah daerah menetapkan helm dan body protector sebagai standar wajib dalam setiap aktivitas pacu kuda, baik latihan maupun lomba tradisional.

Dukungan industri dalam negeri

Perlengkapan keselamatan yang diserahkan merupakan produksi dalam negeri. Pordasi menyatakan langkah ini tidak hanya melindungi atlet muda, tetapi juga mendukung pengembangan industri nasional di sektor peralatan olahraga.

Dampak jangka panjang dan prospek

Pordasi menegaskan bahwa perlindungan sejak usia dini penting untuk membangun prestasi yang berkelanjutan. Program Aman Berprestasi diharapkan meningkatkan kualitas pembinaan pacu kuda Sumba tanpa mengikis nilai budaya lokal.

Dengan standar keselamatan yang lebih kuat, organisasi berharap tradisi pacu kuda di Sumba dapat terus tumbuh dan melahirkan atlet calon nasional yang kompeten dan terlindungi.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait