KAI Luncurkan The Nusantara Explorer Berbalut Kemewahan Budaya
PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperkenalkan kereta wisata The Nusantara Explorer yang menonjolkan kemewahan dan keberagaman budaya Indonesia melalui ukiran serta ornamen pada setiap sudut kereta. Peluncuran diperkenalkan saat uji coba rute Bandung–Jakarta dan disampaikan pada 21 September 2026, dengan pengerjaan utama dilakukan di Balai Yasa Gubeng, Surabaya. Tujuan proyek ini untuk mempromosikan kekayaan budaya lokal sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan premium.
Desain dan kerajinan lokal
Setiap elemen interior The Nusantara Explorer dibuat secara handmade oleh pengrajin lokal. Menurut Direktur Utama KAI, ornament dan ukiran dikerjakan dengan detail tinggi sehingga memakan waktu lebih lama namun menghasilkan kualitas artistik yang tinggi.
“Ini (ukiran) handmade semua. Memang pengerjaan ini lamanya itu di pengerjaannya detail, interior detail,”
Bobby Rasyidin
KAI menegaskan hampir seluruh material yang digunakan adalah produk dalam negeri. Penggunaan produk lokal ini dimaksudkan untuk mendukung industri kerajinan nasional dan menampilkan identitas budaya dari berbagai daerah di Indonesia.
“Ini (material) 95% itu lokal, jadikan ada orang bilang, 'Wah itu paling impor, impor, impor', enggak. Ini kita bikin di Balai Yasa Gubeng ya, dan ini memang produknya produk lokal,”
Bobby Rasyidin
Rangkaian, kelas, dan fasilitas
Satu rangkaian The Nusantara Explorer terdiri dari tujuh gerbong yang masing-masing dihias dengan ornamen bernuansa Indonesia. Kereta dirancang tidak sekadar alat transportasi, melainkan ruang yang memperkenalkan keragaman budaya kepada penumpang.
- Kelas: tersedia tiga tingkatan—Compact Class, Advanced Class, dan Signature Class sebagai kelas tertinggi.
- Panoramic view: satu gerbong khusus dirancang untuk menikmati pemandangan alam sepanjang perjalanan.
- Lounge dan restoran: ruang santai dan area makan yang menyajikan hidangan dimasak langsung selama perjalanan.
Produksi dan uji coba
Pengerjaan rangkaian ini dilakukan di Balai Yasa Gubeng, Surabaya. Uji coba perjalanan rute Bandung–Jakarta menjadi momen pengujian fasilitas, kenyamanan, dan tampilan ornamen sebelum layanan komersial dibuka untuk publik.
Dengan dominasi material lokal dan pengerjaan tangan pengrajin, KAI berharap The Nusantara Explorer dapat menjadi wajah baru pariwisata kereta di Indonesia sekaligus platform promosi kebudayaan yang berkelanjutan.
Ke depan, keberhasilan uji coba dan penerimaan publik akan menentukan jadwal operasional penuh serta potensi pengembangan rute wisata budaya lainnya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mentan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Pengembangan Bioetanol
Mentan Amran siapkan 1–2 juta ha untuk pengembangan bioetanol tebu, singkong, dan jagung demi kemandirian en...
Harga Cabai Rawit Pekan Ketiga September Tembus Rp77.596/kg
BPS: harga cabai rawit pekan ketiga September 2026 Rp77.596/kg, melampaui HAP Rp57.000/kg; beberapa daerah c...
BPS: Harga Daging Ayam Ras Melonjak di Atas HAP Pekan Ketiga Sept
BPS mencatat harga daging ayam ras pekan ketiga Sept 2026 rata-rata Rp41.933/kg, di atas HAP Rp40.000/kg dan...
Koperasi Didorong jadi Motor Hilirisasi Perkebunan Rakyat
Menteri Koperasi mendorong koperasi jadi pengelola utama perkebunan rakyat dan memiliki pabrik CPO untuk per...
KIP Kuliah 2027 Bertambah, 130.620 Mahasiswa Dapat Kuota Baru
Kemendiktisainstek dapat tambahan anggaran Rp1,267 triliun; 130.620 kuota baru KIP Kuliah ditargetkan tercap...
BPS: Harga Cabai Merah Melonjak di Atas HAP Pekan Ketiga Sept 2026
BPS: Harga cabai merah Rp56.231/kg pekan ketiga Sept 2026, melebihi HAP atas Rp55.000/kg dan meluas ke 248 k...