Teknologi

Nadhira Achlan Sabet Emas dan Perak di Kejuaraan Taekwondo 2026

Bagikan:
Nadhira Achlan berpose dengan medali taekwondo di ajang 2026

Nadhira Farah Achlan, siswi SD Tugu Ibu Depok, meraih medali emas pada Kejurcab Depok 2026 dan medali perak di Kejuaraan Internasional PBTI UNILA Lampung 2026. Prestasi dicetak saat Nadhira bertanding bersama Eleven Team dan menunjukkan tendangan menentukan yang mengakhiri laga.

Ringkasan prestasi dan lokasi pertandingan

Nadhira meraih emas di Kejurcab Depok 2026 yang diselenggarakan KONI Depok. Selanjutnya, dia menjadi juara kedua (medali perak) pada Kejuaraan Internasional PBTI di Universitas Lampung (UNILA) pada 2026.

Selain itu, Nadhira juga menyabet medali perak pada Piala KASAU TNI 2026 yang digelar di Velodrome, Jakarta Timur. Rangkaian medali tersebut menegaskan konsistensi performanya di level daerah, nasional, dan internasional.

Detil pertandingan dan gaya bertanding

Dalam pertandingan final Kejurcab Depok, Nadhira tampil agresif dan mengunci kemenangan lewat beberapa tendangan tajam. Pelatih klub mencatat performa mental dan tekniknya meningkat drastis sejak bergabung dengan Eleven Team.

Dia tercatat baru setahun berlatih di klub tersebut tetapi sudah menyumbang total 1 medali emas dan 2 medali perak bagi klub dan sekolahnya. Hasil ini membuka peluang Nadhira tampil di kompetisi berikutnya dengan kepercayaan diri tinggi.

Peran keluarga dan pelatih

Nadhira menyatakan dukungan keluarga sangat membantu proses latihannya. Orangtuanya, H Beno Junianto dan Halimah Ratna, hadir mendampingi dan memotivasi sejak awal langkahnya di taekwondo.

"Alhamdulillah bisa dapat emas lagi, aku bersyukur sekali. Terimakasih supportnya selalu keluarga besarku, para pelatih sabeum dan semuanya, ini menjadi awal aku semangat bertanding kembali di kejuaraan berikutnya,"

Ucapan Nadhira menunjukkan kebersamaan antara atlet, keluarga, dan tim pelatih sebagai faktor penting dalam meraih prestasi muda.

Latar belakang dan prospek ke depan

Farah, panggilan akrab Nadhira, menargetkan kemenangan lebih banyak di turnamen mendatang. Dengan usia dan pengalaman yang masih muda, dia berpeluang berkembang lebih pesat jika dukungan terus berlanjut.

Ke depan, Nadhira kemungkinan besar akan fokus pada persiapan teknis dan fisik untuk menghadapi kalender kejuaraan 2026–2027. Jika perkembangan ini berlanjut, dia bisa menjadi aset penting bagi klub dan sekolah di ajang regional maupun internasional.

Prestasi Nadhira bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga bukti efektivitas pembinaan atlet muda di tingkat sekolah dan klub.

Naufal Hakim
Penulis
Naufal Hakim

Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.

Berita Terkait