Muswil VIII RAPI Banda Aceh: RAPI Nagan Raya Serahkan Gelang Giok
BANDA ACEH — Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Banda Aceh menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-VIII pada Sabtu (1/8) di Aula Gedung Walikota Banda Aceh. Kegiatan dihadiri jajaran pengurus RAPI se-Aceh dan pejabat daerah, sekaligus menjadi momentum penyerahan cenderamata khas Nagan Raya.
Peserta dan tokoh yang hadir
Muswil ke-VIII dihadiri langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’duddin Djamal, serta pimpinan DPRK dan pengurus RAPI regional. Kehadiran menyampaikan dukungan institusional terhadap kegiatan organisasi komunikasi amatir ini.
- Wali Kota Banda Aceh: Illiza Sa’duddin Djamal
- Ketua DPRK Banda Aceh: Irwansyah
- Anggota DPRK: Tuanku Muhammad
- Ketua RAPI Aceh: Rahmat Thalib (JZ01BIR)
- Ketua RAPI Banda Aceh: Daniel Abdul Wahab (JZ01ADH)
- Ketua RAPI Kabupaten Nagan Raya: Agus Salim RZ (JZ.01 AGE)
- Ketua dan anggota RAPI kabupaten/kota seluruh Aceh
Penyerahan cinderamata gelang batu giok
Ketua RAPI Kabupaten Nagan Raya, Agus Salim RZ, menyerahkan langsung cinderamata berupa gelang batu giok kepada Wali Kota Banda Aceh dan sejumlah pengurus RAPI. Penyerahan itu berlangsung sebagai bagian dari rangkaian acara Muswil.
Agus menjelaskan makna cinderamata tersebut dan fungsinya untuk memperkenalkan produk lokal kepada tamu dari Aceh lainnya.
"Atas nama RAPI wilayah 01.13 Nagan Raya kami mengucapkan selamat dan sukses musyawarah wilayah ke VIII RAPI kota Banda Aceh," ucap Agus Salim.
Tujuan promosi dan ajakan ke pengurus RAPI
Agus menegaskan bahwa material gelang giok merupakan salah satu kekayaan alam dan kebanggaan Kabupaten Nagan Raya. Ia berharap cinderamata itu ikut mempromosikan kerajinan lokal ke tingkat provinsi.
"Yang menjadi material utama cendera mata ini, merupakan salah satu kekayaan alam dan kebanggaan Kabupaten Nagan Raya," tutup Agus Salim RZ.
Selain itu, Agus mengajak anggota RAPI yang melintas di wilayah barat daya Aceh untuk singgah melihat hasil kerajinan tersebut di Masjid Giok. Ajakan itu disampaikan didampingi beberapa pengurus daerah.
Makna dan tindak lanjut
Muswil ini tidak hanya memperkuat jaringan organisasi, tetapi juga membuka ruang promosi produk lokal melalui hubungan antaranggota. Penyerahan cinderamata memperlihatkan upaya lokal untuk memanfaatkan momen organisasi dalam mempromosikan kerajinan khas.
Ke depan, RAPI daerah diharapkan terus menjalin kolaborasi lintas wilayah untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif sekaligus memperkuat fungsi komunikasi amatir di Aceh.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Turunkan Bunga PNM Mekar menjadi 8% Flat per Tahun
Pemerintah menargetkan suku bunga PNM Mekar diturunkan menjadi 8% flat per tahun, didukung subsidi Rp2,6 tri...
Golkar Labura Terima SK Kepengurusan 2025–2030, Fokus Konsolidasi
DPD Golkar Labuhanbatu Utara menerima SK kepengurusan 2025–2030 dan menargetkan konsolidasi serta regenerasi...
Razia di Rutan Banda Aceh, Senjata Tajam dan Benda Terlarang Ditemukan
Razia gabungan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh menemukan senjata tajam dan barang terlarang, namun tidak menem...
Wali Kota: Sabang Potensial Jadi Gerbang Ekonomi dan Hub Maritim
Wali Kota Sabang hadir di seminar IKAL Aceh dan sebut Sabang berpotensi jadi hub maritim serta butuh kepasti...
Reses DPRK Subulussalam: Warga Keluhkan Lampu Jalan, Usulkan BLK Kecamatan
Warga Penanggalan keluhkan lampu jalan padam, usulkan BLK kecamatan, air bersih, dan penambahan kursi DPRK p...
Tuntutan 3 Tahun untuk Dua PSK Terkait Pemerasan ASN BPN di Medan
Dua PSK, Fajar dan Junia, dituntut tiga tahun penjara atas pemerasan terhadap ASN BPN Nias, Apriaman Lase, y...