Aceh Terapkan Muatan Alquran di SMA Mulai Tahun Pelajaran 2026/2027
Lhoksukon — Dinas Pendidikan Provinsi Aceh resmi menerapkan sistem pembelajaran berbasis Muatan Alquran untuk jenjang SMA pada Tahun Pelajaran 2026/2027. Keputusan dituangkan dalam Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Aceh Nomor 400.3.8/9251 yang ditandatangani pada 29 Juni 2026. Kebijakan ini dimaksudkan untuk mengintegrasikan nilai Alquran dengan ilmu pengetahuan, karakter, dan tanggung jawab keilmuan peserta didik.
"Nilai-nilai Alquran harus menjadi landasan dalam membangun cara berpikir, karakter, dan tanggung jawab keilmuan peserta didik,"
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin SPd MSP, menyampaikan pernyataan tersebut dalam keterangan resmi, Senin (20/7). Pernyataan itu menegaskan arah kebijakan yang menggabungkan nilai religius dan kompetensi akademik.
Daftar e-book dan materi awal
Pada tahap awal pelaksanaan untuk Tahun Pelajaran 2026/2027, Disdik Aceh menyiapkan lima e-book mata pelajaran umum yang telah dimuatkan dengan perspektif Alquran. Materi tersebut siap digunakan di SMA sebagai bagian dari kurikulum pembelajaran.
- Matematika Muatan Alquran Kelas X
- Fisika Muatan Alquran Kelas X
- Fisika Muatan Alquran Kelas XI
- Biologi Muatan Alquran Kelas X
- Kimia Muatan Alquran Kelas X
Cakupan implementasi dan akses publik
Program ini diimplementasikan serentak di 66 SMA yang tersebar di 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Untuk mendukung pelaksanaan, e-book tersebut dapat diakses dan diunduh secara terbuka oleh masyarakat dan tenaga pendidik melalui situs resmi www.sidakota.com.
Kolaborasi pelaksana di lapangan
Dalam operasionalisasi program, Dinas Pendidikan Aceh melibatkan sejumlah pemangku kepentingan pendidikan. Sinergi ini dirancang untuk memastikan materi dapat diterapkan secara efektif dalam proses belajar mengajar.
- Kepala cabang dinas
- Kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum
- Guru mata pelajaran terkait
- Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika, Fisika, Biologi, dan Kimia
Tujuan dan harapan
Pemerintah Provinsi Aceh berharap penerapan Muatan Alquran dapat melahirkan generasi muda yang menguasai ilmu pengetahuan, berpikir kritis, dan berakhlak mulia. Selain itu, kebijakan ini menempatkan Alquran sebagai pedoman hidup sekaligus dasar etika keilmuan bagi siswa sekolah menengah atas di provinsi tersebut.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wakil Ketua DPRD Kritik Camat-Lurah Absen di Sosper Medan
Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen kecewa Camat Medan Timur dan Lurah Pulo Brayan Bengkel absen saat Sosper (...
Polres Sibolga Catat 502 Pelanggaran dalam Operasi Patuh Toba 2026
Polres Sibolga menertibkan 502 pelanggar dalam Operasi Patuh Toba 2026, dengan 500 teguran dan dua tilang ma...
Warga Tolak Penggabungan SD Negeri 101832 di Pancurbatu
Komite dan orang tua SDN 101832 Pancurbatu menolak penggabungan ke SDN 106820; minta keputusan Dinas Pendidi...
Rico Waas Tampung Aspirasi Warga Tegal Sari III: Drainase & Keamanan
Wali Kota Medan Rico Waas memimpin gotong royong dan Sapa Warga di Tegal Sari III untuk menindaklanjuti kelu...
RSUP H. Adam Malik Rayakan HKN ke-62: Indonesia Bergerak
RSUP H. Adam Malik menggelar rangkaian HKN ke-62 sepanjang November 2026, termasuk program Indonesia Bergera...
Medan Perkuat Edukasi dan Deteksi Dini Kanker Payudara
Ketua TP PKK Medan dukung integrasi edukasi dan deteksi dini kanker payudara melalui Posyandu dan kolaborasi...