Banjir Tapanuli Tengah: BPBD Evakuasi, Dinkes Dirikan Posko Kesehatan
PANDAN — Hujan deras pada Sabtu (18/7) menyebabkan banjir di empat kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). BPBD Tapteng mengevakuasi warga korban banjir, sementara Dinas Kesehatan mendirikan posko kesehatan untuk melayani pengungsi.
Lokasi terdampak dan penyebab
Menurut laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD, hujan intens membuat beberapa sungai meluap dan menggenangi permukiman. Ardiansyah Harahap SSTP MM, Plh Kepala Pelaksana BPBD, bersama Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Erianto Tambunan SAP menyatakan luapan sungai serta jebolnya tanggul menjadi pemicu utama.
- Kecamatan Tukka: Kelurahan Sipange terdampak luapan Sungai Aek Sigalagala; Kelurahan Hutanabolon terendam akibat Aek Harse dan Aek Sigalagala.
- Kecamatan Badiri: Luapan Sungai Lopian menggenangi jalan utama Kelurahan Lopian sehingga arus lalu lintas sempat lumpuh.
- Kecamatan Pinangsori: Drainase Kelurahan Pinangsori tidak mampu menampung debit sehingga air meluap ke jalan dan rumah warga.
- Kecamatan Sarudik: Kenaikan debit di Kelurahan Pondok Batu terpantau, namun masih masuk kategori aman menurut BPBD.
- Kelurahan Bonalumban: Jebolnya tanggul Aek Siaili menyebabkan genangan setinggi pinggang orang dewasa.
Evakuasi dan langkah darurat BPBD
BPBD menerjunkan Regu III dan Regu IV untuk melakukan evakuasi, pemantauan lapangan, dan penanganan darurat. Tim fokus pada penyelamatan warga yang terjebak dan penanganan akses jalan yang terputus. Koordinasi dilakukan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik untuk mempercepat respon di lokasi.
Posko kesehatan dan bantuan Dinkes
Dinas Kesehatan membuka posko kesehatan di lokasi pengungsian Gereja HKBP Sipange, Kecamatan Tukka. Posko menampung sekitar 25 kepala keluarga beserta anggota keluarganya dan menyediakan layanan medis darurat.
"Kesehatan warga di pengungsian adalah prioritas utama kami. Tim medis akan bersiaga untuk memantau kondisi kesehatan dan memberikan pelayanan serta pengobatan kepada warga yang membutuhkan," ujar Lisnawati Panjaitan SKep Ns MKes, Kepala Dinas Kesehatan Tapteng.
Selain pelayanan medis, Dinkes menyalurkan obat-obatan, selimut, serta popok untuk bayi dan balita. Tim kesehatan dari Puskesmas Kalangan juga dikerahkan untuk mendukung operasi di lapangan.
Kondisi dan tindak lanjut pemda
Pemerintah Kabupaten memastikan personel BPBD dan tenaga kesehatan tetap siaga di lokasi terdampak. Plh Camat Tukka Friendky MH Simanungkalit ST dan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Irma Sianturi SKM hadir dalam kegiatan respon untuk memperkuat koordinasi penanganan bencana.
BPBD dan Dinkes terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi sungai. Langkah selanjutnya fokus pada pemulihan akses jalan, bantuan logistik untuk pengungsi, serta upaya pencegahan penyakit pascabanjir.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Wakil Ketua DPRD Kritik Camat-Lurah Absen di Sosper Medan
Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen kecewa Camat Medan Timur dan Lurah Pulo Brayan Bengkel absen saat Sosper (...
Polres Sibolga Catat 502 Pelanggaran dalam Operasi Patuh Toba 2026
Polres Sibolga menertibkan 502 pelanggar dalam Operasi Patuh Toba 2026, dengan 500 teguran dan dua tilang ma...
Warga Tolak Penggabungan SD Negeri 101832 di Pancurbatu
Komite dan orang tua SDN 101832 Pancurbatu menolak penggabungan ke SDN 106820; minta keputusan Dinas Pendidi...
Rico Waas Tampung Aspirasi Warga Tegal Sari III: Drainase & Keamanan
Wali Kota Medan Rico Waas memimpin gotong royong dan Sapa Warga di Tegal Sari III untuk menindaklanjuti kelu...
RSUP H. Adam Malik Rayakan HKN ke-62: Indonesia Bergerak
RSUP H. Adam Malik menggelar rangkaian HKN ke-62 sepanjang November 2026, termasuk program Indonesia Bergera...
Medan Perkuat Edukasi dan Deteksi Dini Kanker Payudara
Ketua TP PKK Medan dukung integrasi edukasi dan deteksi dini kanker payudara melalui Posyandu dan kolaborasi...