Peletakan Batu Jembatan Sungai Sosa Rp18,5 Miliar di Padanglawas
Bupati Padanglawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Sungai Sosa di Desa Pasir Jae, Kecamatan Sosa Julu, Senin (20/7). Proyek ini menggunakan anggaran sekitar Rp18,5 miliar dan ditujukan menggantikan jembatan gantung yang selama ini dipakai warga.
Pembangunan dan anggaran
Pembangunan jembatan dimulai dengan seremoni peletakan batu pertama oleh Bupati. Proyek bertujuan memperkuat konektivitas antardesa dan meningkatkan keselamatan mobilitas warga.
Nilai anggaran sekitar Rp18,5 miliar. Pelaksanaan dirancang selesai dalam durasi pelaksanaan kontrak yang telah ditetapkan.
Konstruksi, dimensi, dan kontraktor
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Ir. Sarlen Ibrahim ST MM, menyatakan kontraktor pelaksana adalah PT Talenta Kreasi Nusantara yang berkantor di Medan.
Penawaran pelaksana tercatat sebesar Rp18.370.000.000 dengan masa pelaksanaan 176 hari kalender. Jembatan akan dibuat dengan konstruksi rangka baja, bentang sepanjang 60 meter dan lebar 7 meter.
Pernyataan bupati dan harapan
"Untuk itu mari kita jadikan pembangunan ini sebagai semangat untuk terus bekerja bersama, bergotong royong, dan menjaga hasil-hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, terlebih generasi yang akan datang,"
"Dan dengan dimulainya pembangunan jembatan ini semoga Allah SWT memberi kita semua keberkahan, kemudahan, keselamatan, dan petunjuk,"
Bupati juga berharap pelaksanaan berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat biaya agar manfaatnya maksimal bagi masyarakat Kabupaten Padanglawas.
Dampak bagi masyarakat
Pembangunan jembatan permanen diharapkan menggantikan jembatan gantung yang dinilai kurang memadai. Setelah rampung, akses antardesa diperkirakan lebih lancar dan waktu tempuh menyusut.
Selain itu, distribusi hasil pertanian dan perkebunan bisa lebih efisien, akses ke sekolah dan fasilitas kesehatan menjadi lebih mudah, dan roda perekonomian lokal berpotensi tumbuh lebih baik.
Proyek memakai konstruksi baja agar masa manfaat lebih panjang, sehingga investasi infrastruktur ini diharapkan memberi dampak jangka panjang bagi warga setempat.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Langkat Ajukan Ranperda 2026 untuk Perbaiki Pengelolaan Aset
Langkat ajukan Ranperda 2026 untuk memperbaiki pengelolaan barang milik daerah, menyesuaikan aturan pusat da...
Rencong Timur Siap Bertarung di Liga Sepak Takraw Indonesia
PSTI Aceh apresiasi kesiapan Rencong Timur yang berangkat ke Liga Sepak Takraw Indonesia di Bandar Lampung,...
SiLPA Deliserdang 2025 Capai Rp787 Miliar, Pendapatan Terealisasi 99,8%
SiLPA APBD Deliserdang 2025 mencapai Rp787,96 miliar; pendapatan terealisasi 99,8% dan Pemkab raih WTP kedel...
Pedagang Tolak Pengosongan Ruko Delimas, Ancam Kerahkan 1.000 Orang
Pemkab Deliserdang kirim surat pengosongan Ruko Delimas; pedagang menolak dan ancam kerahkan 1.000 orang jik...
Kuasa Hukum Kecewa, Gelar Perkara Dugaan Gelar Akademik Palsu di Poldasu
Gelar perkara di Polda Sumut soal dugaan penggunaan gelar akademik palsu mengecewakan kuasa hukum; Unimed te...
Kemenag Banda Aceh dan Densus 88 Latih ASN soal Wawasan Kebangsaan
Kemenag Kota Banda Aceh bersama Densus 88 menggelar pembinaan wawasan kebangsaan bagi 60 ASN untuk perkuat m...