Lokal

Pemkab Samosir Tanggung Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus

Bagikan:
Bupati Samosir meninjau korban kecelakaan bus di RSUD Hadrianus Sinaga

PANGURURAN — Pemerintah Kabupaten Samosir memastikan menanggung biaya pengobatan korban kecelakaan bus wisata di Desa Boho, Kecamatan Sianjur Mula-mula. Pernyataan ini disampaikan Bupati Vandiko T. Gultom saat meninjau korban yang dirawat di RSUD Hadrianus Sinaga pada Sabtu malam, 19 September.

Kunjungan dan jaminan biaya perawatan

Bupati dan Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk langsung mengunjungi pasien untuk memberi dukungan moral dan memastikan pelayanan medis. Pemerintah daerah berkomitmen menanggung seluruh biaya perawatan selama pasien dirawat di RSUD Hadrianus Sinaga.

Walaupun mereka bukan warga Samosir, sebagai bentuk kepedulian dan kemanusiaan, saya sudah instruksikan agar seluruh biaya perobatan selama di RSUD Hadrianus Sinaga kita tanggung sepenuhnya,

Vandiko T. Gultom

Vandiko juga meminta agar korban yang ingin pulang menunggu rekomendasi medis. Pemerintah daerah siap memfasilitasi ambulans rujukan sesuai kebutuhan medis.

Upaya komunikasi dengan Jasa Raharja dan fasilitas rujukan

Meski klaim Jasa Raharja bukan kewenangan daerah, Pemkab Samosir akan membantu melakukan komunikasi agar kemungkinan klaim dapat mendukung biaya pengobatan korban.

Kita akan bantu komunikasikan dengan Jasa Raharja agar ke depan kalau memang bisa di-cover, dapat membantu biaya perobatan para korban,

Vandiko T. Gultom

Peristiwa dan kondisi penumpang

Insiden terjadi pada bus pariwisata yang membawa rombongan Serikat Tolong Menolong (STM) Satahi asal Kisaran. Bus berisi 32 penumpang dilaporkan kehilangan kendali hingga terbalik di Desa Boho. Tidak ada korban jiwa.

Jumlah Keterangan
32 Penumpang dalam bus
27 Dirujuk/dirawat untuk pemeriksaan di RSUD
2 Kembali ke penginapan
1 Patah tulang dan dirujuk ke rumah sakit lain

Beberapa korban masih dalam observasi, termasuk cedera pada tangan, panggul, dan patah hidung yang kemungkinan akan dirujuk untuk penanganan lanjutan.

Kronologi menurut rombongan

Ketua STM Satahi Kisaran, Renhard Manalu, menyebut rombongan telah berwisata ke beberapa titik sebelum kecelakaan. Dia bersyukur tidak ada korban jiwa dan berterima kasih atas pertolongan warga setempat serta perhatian pemerintah daerah.

Terima kasih atas perhatian bapak Bupati Samosir. Sewaktu kecelakaan tadi masyarakat Desa sangat baik, banyak yang menolong dan mempersilahkan kami masuk kerumah,

Renhard Manalu

Ketua panitia perjalanan, Paber Silaban, menjelaskan kecelakaan diduga akibat masalah pada as roda depan kiri sehingga pengemudi kehilangan kendali. Ia menegaskan bus tidak melaju kencang dan tidak ada indikasi rem blong atau sopir mengantuk.

Tidak ada rem blong atau sopirnya mengantuk. Kemungkinan besar Terotnya lepas sehingga sopir kehilangan kendali,

Paber Silaban

Implikasi keselamatan pariwisata

Pemkab menegaskan insiden ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan kelayakan kendaraan dan kondisi pengemudi sebelum perjalanan wisata. Pemerintah juga menekankan perlunya standar keselamatan yang ketat bagi transportasi rombongan wisatawan.

Dengan langkah tanggap seperti penjaminan biaya perawatan dan fasilitasi rujukan, Pemkab Samosir ingin memastikan wisatawan merasa aman dan mendapat layanan terbaik saat mengalami musibah.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait