Smong Fest 2026: Pendidikan Kebencanaan dan Pelestarian Budaya Aceh
BANDA ACEH — Dinas Pendidikan Aceh mendorong sekolah mengintegrasikan pelestarian budaya lokal dan pendidikan kebencanaan dalam proses pembelajaran. Pernyataan itu disampaikan pada pembukaan Smong Fest 2026 yang berlangsung Sabtu, 18 Juli, di Gedung Amanah, Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong, Aceh Besar. Tujuannya membentuk generasi Aceh yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi risiko bencana.
Pesan dari Dinas Pendidikan
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menyampaikan pesan melalui Kepala Bidang SMA dan PKLK, Syarwan Joni, saat membuka acara. Ia menegaskan bahwa Smong Fest bukan sekadar agenda budaya, melainkan media edukasi yang menghubungkan kearifan lokal, ilmu pengetahuan, dan pendidikan.
"Smong Fest bukan hanya festival budaya, tetapi wadah memperkuat kolaborasi antara budaya, pendidikan, dan mitigasi bencana. Inilah bentuk investasi kita dalam membangun generasi Aceh yang tangguh,"
Smong: Warisan yang menyelamatkan
Dinas menjelaskan tradisi lisan Smong dari Simeulue — yang diwariskan melalui cerita, syair, dan lagu — terbukti menyelamatkan banyak nyawa saat tsunami Aceh 2004. Tradisi ini mengajarkan masyarakat mengenali tanda-tanda alam dan segera menyelamatkan diri setelah gempa yang berpotensi memicu tsunami.
"Melestarikan seni tutur seperti Smong bukan hanya menjaga identitas budaya, tetapi juga menjaga keselamatan generasi masa depan,"
Integrasi kebencanaan dalam kurikulum
Menurut Murthalamuddin, Dinas terus mendorong sekolah untuk memasukkan pendidikan kebencanaan ke dalam pembelajaran. Upaya ini termasuk menghidupkan kembali nilai-nilai budaya Aceh sebagai sumber belajar dan meningkatkan literasi serta kreativitas peserta didik.
Ia juga menekankan pembentukan karakter seperti gotong royong, kepedulian, disiplin, dan tanggung jawab sebagai bagian dari proses pendidikan. Sekolah diharapkan menjadi garda terdepan dalam menanamkan sikap-sikap tersebut.
Peran generasi muda dan teknologi
Murthalamuddin mengajak generasi muda memanfaatkan teknologi digital untuk mengenalkan budaya Aceh ke dunia sekaligus menyebarkan edukasi kebencanaan. Ia berharap kombinasi kecanggihan teknologi dan kebijaksanaan budaya lokal dapat menghasilkan karya kreatif yang membanggakan.
"Jadilah generasi yang mampu menggabungkan kecanggihan teknologi dengan kebijaksanaan budaya lokal sehingga mampu melahirkan karya-karya kreatif yang membanggakan Aceh dan Indonesia,"
Harapan ke depan
Smong Fest 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat. Kolaborasi ini dinilai penting untuk membangun Aceh yang maju, berbudaya, serta tangguh menghadapi bencana.
Dengan langkah konkret di sekolah dan pemanfaatan teknologi, Dinas Pendidikan Aceh menargetkan pelestarian nilai-nilai lokal sekaligus peningkatan kesiapsiagaan bencana di kalangan generasi muda.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rencong Timur Siap Bertarung di Liga Sepak Takraw Indonesia
PSTI Aceh apresiasi kesiapan Rencong Timur yang berangkat ke Liga Sepak Takraw Indonesia di Bandar Lampung,...
SiLPA Deliserdang 2025 Capai Rp787 Miliar, Pendapatan Terealisasi 99,8%
SiLPA APBD Deliserdang 2025 mencapai Rp787,96 miliar; pendapatan terealisasi 99,8% dan Pemkab raih WTP kedel...
Pedagang Tolak Pengosongan Ruko Delimas, Ancam Kerahkan 1.000 Orang
Pemkab Deliserdang kirim surat pengosongan Ruko Delimas; pedagang menolak dan ancam kerahkan 1.000 orang jik...
Kuasa Hukum Kecewa, Gelar Perkara Dugaan Gelar Akademik Palsu di Poldasu
Gelar perkara di Polda Sumut soal dugaan penggunaan gelar akademik palsu mengecewakan kuasa hukum; Unimed te...
Kemenag Banda Aceh dan Densus 88 Latih ASN soal Wawasan Kebangsaan
Kemenag Kota Banda Aceh bersama Densus 88 menggelar pembinaan wawasan kebangsaan bagi 60 ASN untuk perkuat m...
Medan: PN Tolak Gugatan 101 Pensiunan, Panik di Grand Polonia
PN Medan menolak gugatan 101 pensiunan PTPN; warga Grand Polonia panik Senin petang; Satlantas selidiki tabr...