Lokal

Polsek Siantar Marihat Monitoring Petani Menjemur Panen Jagung

Bagikan:
Petani menjemur jagung panen di Jalan Bahkora II Kelurahan Marihat Jaya

Siantar, 28 Juli — Polsek Siantar Marihat melakukan monitoring terhadap petani binaan yang menjemur hasil panen jagung di Jalan Bahkora II, Kelurahan Marihat Jaya, Kecamatan Siantar Marimbun, Selasa sore (28/7).

Siapa dan kegiatan yang dilakukan

Kapolsek Siantar Marihat, AKP David Eka Putra, menugaskan Bhabinkamtibmas Kelurahan Marihat Jaya, Aiptu Erick F. Marbun, untuk menyambangi lokasi penjemuran. Petani binaan yang dikunjungi bernama Dapot Ompusunggu. Hasil panen yang sedang dijemur diperkirakan mencapai sekitar 1 ton.

Apa yang disampaikan polisi

Selain memantau proses penjemuran, petugas menerima keluhan dan aspirasi petani terkait mekanisme pemasaran jagung. Beberapa isu utama adalah tata cara penjualan, penetapan harga oleh Bulog, serta keterlambatan pembayaran dari penampung non-Bulog.

  • Mekanisme penjualan jagung yang belum jelas bagi petani;
  • Harga pembelian yang ditetapkan oleh pihak pembeli, termasuk Bulog;
  • Keterlambatan pembayaran dari penampung di luar Bulog.

Tujuan monitoring

Kapolsek menyatakan kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah bidang ketahanan pangan (Ketapang). Selain itu, kegiatan bertujuan memperkuat silaturahmi Bhabinkamtibmas dengan masyarakat dan meningkatkan kehadiran Polri di tingkat desa.

Monitoring juga dimaksudkan untuk mencegah tindak pidana yang dapat terjadi selama proses panen dan distribusi. Kehadiran personel di lapangan diharapkan memberi rasa aman dan kepercayaan kepada petani binaan.

Implikasi dan tindak lanjut

Keluhan yang diterima akan menjadi bahan pemantauan lanjutan oleh pihak kepolisian setempat. Kegiatan serupa kemungkinan akan berlanjut untuk memastikan proses pemasaran dan pembayaran berjalan lebih lancar bagi petani.

Keterlibatan aparat di sektor pertanian menunjukkan upaya peningkatan koordinasi antara aparat keamanan dan masyarakat petani, terutama dalam menghadapi masalah distribusi dan harga hasil panen jagung.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait