Megawati Absen Asian Games, PBVSI Siapkan Regenerasi Voli Putri
Megawati Hangestri dipastikan absen dari skuad Timnas Voli Putri Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Keputusan itu diambil untuk fokus pemulihan fisik dan menjaga kebugaran menjelang kompetisi klubnya di Korea Selatan. PBVSI menyatakan absennya Megawati memberi tantangan sekaligus peluang regenerasi.
Alasan absen dan reaksi PBVSI
PP PBVSI mengonfirmasi Megawati memilih mundur dari pemusatan latihan dan turnamen karena butuh istirahat serta pemulihan. Keputusan ini dihormati oleh pengurus mengingat pemain itu berstatus sebagai salah satu mesin poin tim.
"Kita harus menghormati pilihan Mega, dia ingin beristirahat dan memulihkan kondisinya," ujar Loudry Maspaitella, Wakil Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PP PBVSI, saat diwawancara pada Jumat, 4 September 2026.
Pengaruh terhadap skema tim dan peluang regenerasi
Meski mengakui kehilangan besar, PBVSI melihat kesempatan untuk mematangkan pemain pelapis. Loudry menegaskan Megawati masih dianggap sebagai pemain terbaik di posisi opposite, sehingga absennya menuntut tim bermain lebih kolektif.
"Kita tidak bisa mengingkari bahwa Mega masih yang terbaik di posisinya," kata Loudry.
Pelatih Marcos Sugiyama kini menyiapkan dua pemain sebagai opsi utama di posisi opposite. Selain itu, skuat juga memperkuat daya serang lewat empat pemain outside hitter.
- Opposite: Khanza Putri Yanzi, Azzahra Dwi Febyane
- Outside hitter: empat pemain disiapkan untuk variasi serangan (nama tidak disebutkan)
"Kita siapkan regenerasi pemain pelapis Mega di masa yang akan datang," ujar Loudry.
Jadwal dan persiapan turnamen
Timnas putri dijadwalkan berangkat ke Jepang pada 13 September 2026. Setelah masa adaptasi singkat, tim akan menjalani laga perdana di Pool A yang juga berisi Jepang dan Nepal pada 16 September 2026. PBVSI berharap waktu persiapan cukup untuk menyatukan strategi tanpa megabintang andalan.
Absennya Megawati memang mengubah peta kekuatan, namun juga membuka ruang bagi talenta muda menunjukkan kapasitas mereka. Dengan pendekatan kolektif dan fokus pada regenerasi, PBVSI menargetkan proses transisi yang berkelanjutan untuk menjaga daya saing tim di tingkat Asia.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Arsan Makarin Resmi Tinggalkan PERSIB Jelang Liga 1 2024/2025
PERSIB dan Arsan Makarin sepakat berpisah setelah dua musim; Arsan tampil 13 kali saat PERSIB jadi juara dan...
Atlet China Zhang Zhi Jie Meninggal saat Bertanding di AJC 2024
Atlet China Zhang Zhi Jie meninggal saat bertanding di BNI Badminton Asia Junior Championship 2024 di Yogyak...
Delvintor Raih Poin Pertama di MXGP MX2 Selaparang
Delvintor Alfarizi meraih poin pertama musim MXGP MX2 di Selaparang, Lombok, dengan finis P19 dan P15 pada 3...
Teddy Tjahjono Resmi Mundur dari Persib, Diganti Adhitia
Teddy Tjahjono resmi mundur sebagai Direktur Olahraga Persib efektif 31 Juli 2024; Adhitia Putra Herawan dit...
Marc Klok: Tantangan Format Baru Liga 1 2024/2025 bagi Persib
Marc Klok menyambut tantangan format baru Liga 1 2024/2025: juara ditentukan lewat double round robin tanpa...
Kiandra Ramadhipa Targetkan Podium di Misano Moto3 Junior 2026
Kiandra Ramadhipa akan tampil di Misano (16–18 Okt 2026) dan membidik podium untuk memperkecil jarak menuju...