Maroko Yakin Bisa Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
Maroko datang percaya diri menghadapi Brasil pada laga Grup C Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu, 14 Juni 2026. Saat jeda pertandingan skor tercatat 1-1, setelah Ismael Saibari membuka keunggulan menit ke-21 dan Vinicius Junior menyamakan pada menit ke-32. Pertemuan ini dianggap ukuran baru kemampuan Maroko sejak keberhasilan mereka pada edisi 2022.
Kronologi singkat pertandingan
Maroko memulai pertandingan dengan intensitas tinggi dan mampu mencetak gol lebih dulu melalui Ismael Saibari pada menit ke-21. Brasil kemudian merespons dan Vinicius Junior menyamakan skor pada menit ke-32 sehingga pertandingan imbang saat turun minum. Kondisi pertandingan tetap ketat dan kedua tim memiliki peluang untuk memecah kebuntuan pada babak kedua.
Pernyataan kapten dan pelatih
Kapten Maroko Achraf Hakimi menegaskan timnya tidak lagi menganggap Brasil sebagai lawan yang jauh di atas mereka. Hakimi menilai peluang kedua tim sejajar dan hasil akan ditentukan oleh detail-detail kecil di lapangan.
"Dalam pertandingan seperti ini tidak ada tim yang lebih diunggulkan. Peluangnya 50-50 dan akan ditentukan oleh detail-detail kecil,"
— Achraf Hakimi
Pelatih Mohamed Ouahbi menyoroti kondisi tim yang prima dan kesiapan pemain menghadapi tantangan besar tersebut.
"Suasana tim sangat baik dan kami memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Kami percaya kepada para pemain dan pekerjaan yang telah dilakukan,"
— Mohamed Ouahbi
Pengakuan dari pihak Brasil
Walau Maroko menunjukkan perkembangan, Brasil tetap waspada. Penyerang Vinicius Junior mengakui kemajuan signifikan Maroko dan menyebut mereka kini mampu bersaing dengan tim-tim papan atas.
"Tidak diragukan lagi bahwa Maroko berkembang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Mereka sangat terorganisasi dan mampu bersaing dengan siapa pun,"
— Vinicius Junior
Latar belakang dan arti pertandingan
Pertemuan ini menjadi kontras dengan pertemuan terakhir mereka di Piala Dunia pada 1998, ketika Brasil menang 3-0. Sejak pencapaian bersejarah Maroko yang mencapai semifinal pada 2022, persepsi terhadap tim berjuluk Atlas Lions berubah drastis.
Keberhasilan 2022 menjadi pijakan bagi Maroko untuk mempertahankan konsistensi performa. Kini mereka datang dengan tujuan jelas: membuktikan bahwa progres itu bukan kebetulan.
Prospek ke depan
Dengan skor 1-1 saat turun minum, laga diprediksi tetap berlangsung ketat. Kedua tim memiliki kualitas untuk membuka turnamen dengan kemenangan, namun hasil akhir akan sangat bergantung pada disiplin taktik dan efektivitas memanfaatkan peluang di babak kedua.
Penampilan tim pada laga ini juga akan menjadi tolok ukur kesiapan mereka melangkah ke fase grup dan ambisi di fase berikutnya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Daryz Juara Prix de l'Arc de Triomphe 2026 untuk Kedua Kali
Daryz dan joki Mickael Barzalona mempertahankan gelar Prix de l'Arc 2026 di ParisLongchamp pada 4 Oktober, j...
Chanathip Puji Perkembangan Timnas Indonesia Jelang Final
Kapten Thailand Chanathip memuji perkembangan Timnas Indonesia menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK,...
Indonesia vs Thailand: Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK — laga pen...
Barcelona Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Raphinha, Espart, Bernal
Barcelona memulai perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Raphinha, Xavi Espart, dan Marc Bernal sebagai b...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...