DPRD Madiun Kawal Warga Keberatan Perubahan Desil
MADIUN — DPRD Kota Madiun menyatakan siap mengawal warga yang keberatan atas perubahan desil kesejahteraan agar dapat ditinjau kembali sesuai mekanisme. Pernyataan itu disampaikan anggota Fraksi PDI Perjuangan Usman Ependi pada reses DPRD Kota Madiun, Senin (3/8/2026), menyusul banyaknya keluhan warga yang kehilangan akses program bantuan sosial setelah data desil berubah.
Pengawalan pengajuan keberatan desil
Usman menegaskan DPRD tidak memiliki kewenangan untuk mengubah status desil secara langsung. Namun, dewan dapat menjalankan fungsi pengawasan dan mendampingi warga yang merasa data mereka tidak sesuai dengan kondisi riil.
“Setelah petugas BPS melakukan pendataan, ternyata desil sejumlah warga mengalami kenaikan. Persoalan ini banyak disampaikan masyarakat saat reses,”
Ia menjelaskan langkah yang harus ditempuh warga yang ingin mengajukan keberatan. Prosedurnya melibatkan kelurahan dan Dinas Sosial sebagai instansi verifikasi dan peninjauan kembali.
- Ajukan permohonan keberatan ke kelurahan untuk mendapatkan surat rekomendasi.
- Kelurahan meneruskan berkas ke Dinas Sosial untuk proses verifikasi.
- Jika verifikasi belum menyelesaikan masalah, DPRD siap mengawal atau melakukan tindakan pengawasan lain.
“Kami mengarahkan masyarakat agar menempuh prosedur yang benar melalui kelurahan dan Dinas Sosial. Kalau nanti setelah semua proses ditempuh masih ada kendala, kami dari DPRD siap mengawal bahkan melakukan sidak apabila diperlukan,”
Dampak terhadap akses bantuan sosial
Perubahan desil menyebabkan sebagian warga naik kategori sehingga otomatis kehilangan akses ke beberapa program bantuan sosial. Kondisi itu memicu protes dan permintaan klarifikasi dari masyarakat selama masa reses.
Menurut Usman, pendampingan DPRD bertujuan memastikan setiap keberatan diproses sesuai aturan dan data yang tidak sesuai dapat ditinjau ulang agar bantuan tepat sasaran.
Perhatian pada guru honorer dan kebijakan anggaran
Selain masalah desil, Usman menerima aspirasi terkait kesejahteraan tenaga pendidik, khususnya guru honorer. Ia menekankan perhatian legislatif terhadap isu tersebut karena berkaitan langsung dengan kualitas layanan pendidikan.
Usman juga menyinggung Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 40/PUU/2026 yang menegaskan alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN tidak boleh dikurangi untuk kepentingan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, putusan itu baru akan mulai berlaku pada 2028 sehingga belum berdampak langsung pada anggaran 2027.
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun berkomitmen terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan guru honorer agar mendapat perhatian dan pengakuan yang layak.
Secara keseluruhan, DPRD mendorong warga untuk menempuh mekanisme resmi dalam mengajukan keberatan perubahan desil. Jika jalur administratif tidak menyelesaikan masalah, lembaga legislatif siap memperkuat pengawasan hingga melakukan langkah lanjutan demi kepastian bantuan sosial yang adil.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
DPRD Surabaya: Paket Peralatan di 153 Kelurahan untuk Atasi Banjir
DPRD Surabaya rekomendasikan paket peralatan dasar untuk 153 kelurahan dan normalisasi saluran tiap tiga tah...
DPRD Jatim Desak Evaluasi Keselamatan Laut Usai Kebakaran KMP
DPRD Jatim mendesak evaluasi keselamatan transportasi laut setelah kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 yang mene...
KONI Dorong Kejuaraan Renang Antarpelajar Rutin di Trenggalek
KONI Trenggalek mendorong kejuaraan renang antarpelajar digelar rutin untuk membina atlet usia dini menuju p...
DPRD Jatim Minta Guru Integrasikan Moderasi Beragama di Sekolah
Ketua Bapemperda DPRD Jatim mendorong guru mengintegrasikan moderasi beragama dalam pembelajaran untuk mempe...
Barongan Kucingan Blitaran Diusulkan Jadi WBTB, Perkuat Pariwisata
Pemkab Blitar mengusulkan Barongan Kucingan Blitaran menjadi WBTB untuk melestarikan budaya dan memperkuat p...
Pemkab Sumenep Gelar Apel Gabungan dan Buka Lomba HUT RI
Pemkab Sumenep menggelar apel gabungan 3 Agustus 2026, buka lomba HUT ke-81, dan mendoakan korban kecelakaan...