Nasional

Luhut Tekankan Etika Pengembangan AI di Reuni IT Del

Bagikan:
Luhut Binsar Pandjaitan berbicara di IADEL Connect 2026 di Balai Kartini

Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dan Ketua Dewan Pembina Yayasan Del, menekankan pentingnya etika dalam pengembangan Artificial Intelligence/AI saat menghadiri Reuni Akbar Institut Teknologi Del (IADEL Connect 2026) di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu, 5 September 2026. Ia mengingatkan bahwa transformasi digital harus berdasar karakter, kebijaksanaan, dan hati nurani untuk menghindari risiko tata kelola.

Pesan utama: etika, transparansi, dan keamanan

Dalam arahannya, Luhut menyoroti kebutuhan akan aturan main yang jelas serta sistem keamanan andal untuk pengembangan AI di sektor publik dan industri. Menurutnya, percepatan teknologi tanpa batas etis dan kontrol manusia berpotensi melemahkan tata kelola.

"Setinggi apa pun ilmu pengetahuan dan secanggih apa pun teknologi yang kita miliki, Del tidak boleh kehilangan nilai yang menjadi fondasinya. Nilai ini menjadi semakin penting ketika dunia memasuki era kecerdasan buatan," ujar Luhut.

Peran IT Del dalam pendidikan dan riset

IADEL yang bermula dari politeknik di pesisir Danau Toba kini berkembang menjadi pusat pendidikan dan penelitian. Perkembangan itu ditandai oleh capaian alumni dan kontribusi riset institusi.

  • Jumlah alumni yang lulus tercatat 3.841.
  • Lebih dari 100 alumni bekerja dan berkarya di 21 negara.
  • IT Del aktif dalam riset genomik melalui Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2).
  • Institusi juga mendukung pengembangan infrastruktur Government Technology (GovTech) nasional.

Pendirian nirlaba dan misi inklusif

Sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Del, Luhut kembali menegaskan tujuan pendirian IT Del sebagai institusi nirlaba. Ia menyatakan lembaga itu dibentuk untuk membuka kesempatan setara bagi anak-anak daerah agar bisa bersaing di kancah global.

"Sebagai institusi nirlaba, IT Del didirikan untuk memberikan kesempatan setara bagi anak-anak dari daerah agar mampu berdiri sejajar di kancah global. Hak untuk bermimpi besar dan berkontribusi bagi bangsa, tidak boleh dibatasi oleh latar belakang geografis maupun ekonomi," kata Luhut.

Pesan kepada alumni dan generasi muda

Luhut meminta para alumni mengukur keberhasilan dari manfaat yang diberikan kepada masyarakat dan negara. Ia juga mengimbau generasi muda untuk menjaga integritas, kesederhanaan, dan keteladanan dalam memimpin.

"Bangunlah negeri ini dengan ilmu, integritas, dan keberanian. Bagaimanapun tinggi ilmu yang kalian miliki, jika tidak disertai hati, semua itu tidak akan banyak berarti," ucap Luhut.

Pidato Luhut di IADEL Connect 2026 menegaskan hubungan antara kemajuan teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan. Ke depan, perdebatan tentang regulasi AI, etika penelitian, dan mekanisme keamanan di sektor publik akan menjadi agenda penting bagi pembuat kebijakan dan pelaku industri.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait